Pedagang Sayur : Idul Adha Tahun ini, Lebih Ramai Pembeli

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BOGOR — Walaupun masih belum bisa menyaingi ramainya sebelum masa pandemi, tapi tingkat pembelian masyarakat di Idul Adha tahun ini dinyatakan meningkat. Masyarakat sepertinya sudah mulai memasuki tahapan untuk memandang inilah kehidupan normal.

Arif, seorang pedagang sayur di Rawa Ilat, menyatakan sejak selesai shalat Ied yang hanya dilaksanakan di beberapa titik, banyak pembeli yang datang ke lapaknya.

“Kalau dibandingkan tahun lalu, lebih ramai tahun sekarang, meski tidak sebanyak pas sebelum ada COVID-19,” kata Arif dengan logat Sunda yang kental, saat ditemui Cendana News di Rawa Ilat, Mampir, Bogor Timur, Selasa (20/7/2021).

Ia menyebutkan kebanyakan membeli persiapan untuk memasak sop atau bumbu gulai.

“Kalau yang membeli arang belum banyak . Semoga lebih banyak yang beli dibandingkan tahun kemarin. Tahun lalu itu, dari persiapan 100 bungkus arang harga Rp3 ribu, yang terjual hanya sekitar 30 bungkus. Tusuk sate juga terjual sedikit,” ungkapnya.

Kalau tahun ini, ia meyakini bisa lebih banyak menjual dari tahun lalu karena pembeli yang datang pun lebih banyak dibandingkan tahun kemarin.

“Tadi malah ada yang masih pakai mukena sudah datang belanja kesini. Katanya langsung dari tempat shalat. Tahun ini ada beberapa masjid yang buka dan mengadakan shalat Ied,” ungkapnya lagi.

Hal senada juga disampaikan Rahmat, pedagang ayam yang lapaknya di samping lapak Arif.

“Walaupun hari kurban, ya masih ada lah yang beli ayam. Yang banyak laku itu sayap. Karena banyak yang buat Chicken Wing sebagai teman dari sate atau sop,” ujar Rahmat.

Arif, pedagang sayur di Rawa Ilat, menyatakan pembeli tahun ini di hari Iedul Adha lebih ramai dibandingkan tahun lalu, saat ditemui di Rawa Ilat, Mampir, Bogor Timur, Selasa (20/7/2021) – Foto Ranny Supusepa

Ia berharap meskipun ada COVID tapi penjualannya tidak berkurang.

Asri, salah seorang pembeli sayur di lapak Arif, mengungkapkan dirinya sudah tak takut seperti awal pandemi dahulu.

“Kalau dulu, sampai takut belanja. Yang penting pakai masker. Makan yang sehat. Lagipula kalau belanja gini kan gak lama, sekalian kena Matahari juga,” tuturnya.

Lihat juga...