Pemerintah Harus Maksimal Tangani Darurat Covid-19

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Meningginya penyebaran wabah Covid-19 diharapkan pemerintah bersikap tegas dalam menanggulangi darurat wabah secara maksimal.

Guru Besar FISIP, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Prof. Din Syamsuddin, menegaskan, meningginya penyebaran pandemi Covid-19 dan tersebarnya varian Delta telah merenggut nyawa manusia, serta ribuan lainnya terpapar.

Hal tersebut menjadikan rumah sakit penuh sesak, dan terpaksa didirikan tenda-tenda darurat. Ini menurut Din, merupakan kejadian luar biasa (KLB) yang harus disikapi dengan muhasabah atau introspeksi diri serta upaya maksimal dari pemerintah.

“Virus corona adalah musibah Allah SWT, yang harus disikapi dengan muhasabah, menjauhi sikap sombong,” tegas Din, kepada Cendana News saat dihubungi, Jumat (2/7/2021).

Atas musibah ini, Din berharap pemerintah bersikap tegas bahwa negara dalam keadaan darurat Covid-19, dan bangsa Indonesia menghadapi bencana nasional.

“Diharapkan pemerintah lebih bersungguh-sungguh menanggulangi bencana wabah corona ini dengan tidak ragu-ragu menerapkan penutupan wilayah atau lockdown, juga mengutamakan pelayanan kesehatan bagi rakyat,” ujar Din Syamsuddin yang juga merupakan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Din juga berharap segenap warga bangsa meningkatkan disiplin protokol kesehatan (prokes) dengan menjalankan 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Kepada pemerintah, Din mengimbau agar dana ratusan triliun dimanfaatkan untuk penyediaan pelayanan kesehatan Covid-19. Yakni dengan lebih maksimal menyediakan obat-obatan dan vaksin gratis bagi rakyat.

Pemerintah juga harus mendorong perguruan tinggi dengan laboratorium kesehatannya untuk meneliti dan memproduksi vaksin serta obat-obatan.

“Daripada harus impor dari luar negeri, seyogyanya pemerintah berupaya mendorong perguruan tinggi meneliti dan memproduksi vaksin sendiri,” tukasnya.

Senada dengan Din Syamsuddin, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI, Amirsyah Tambunan menambahkan, dengan melonjaknya kasus Covid-19, maka diperlukan adanya pemahaman bersama dari semua pihak dalam menegakkan prokes.

Tentu penerapan prokes ini tidak hanya di tempat ibadah, tapi juga di pusat perbelanjaan dan kantor. Sehingga tercipta kekompakan semua warga bangsa dalam upaya meredam penyebaran virus corona.

“Kita harus menghadapi pandemi ini dengan kesadaran kolektif. Ya, karena upaya menanggulangi dan meredam wabah ini merupakah tugas bersama segenap warga bangsa,” ungkap Amirsyah.

Ia juga berharap pemerintah lebih maksimal menggerakkan satgas di tingkat provinsi, kabupaten atau kota hingga kecamatan.

Semua titik menurutnya, harus diantisipasi dengan baik agar tidak mempercepat penularan virus corona hingga berdampak banyak rakyat terpapar.

“Terpenting kita jangan sombong dan terus bermunajat pada Allah SWT, agar wabah ini segera berakhir. Pemerintah juga diharapkan lebih maksimal lagi dalam menangani pandemi ini,” tutupnya.

Lihat juga...