Pemkab Garut Siapkan 300 Gerai Vaksinasi COVID-19

Petugas kesehatan melaksanakan vaksinasi COVID-19 di Pendopo Garut, Jawa Barat, Sabtu (10/7/2021) - foto Ant
GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), menyiapkan 300 gerai vaksinasi COVID-19. Gerai tersebut tersebar di seluruh kecamatan, sehingga aktivitas vaksinasi bisa cepat diberikan kepada masyarakat, guna mencegah dan memutus rantai penularan wabah COVID-19.

“TNI-Polri akan membuka gerai-gerai baru, puskesmas juga akan membuka gerai, sehingga kami nanti ada kurang lebih 300 gerai,” kata Bupati Garut, Rudy Gunawan, usai Rapat Koordinasi Forkopimda Garut di Pamengkang, Garut Kota, Sabtu (10/7/2021).

Pemkab Garut, saat ini telah menyiapkan 30.000 dosis vaksin COVID-19, untuk pelaksanaan vaksinasi di gerai maupun 67 puskesmas, dengan sasaran semua kalangan masyarakat. “Kami akan melaksanakan vaksinasi dengan volume yang ditingkatkan, kami siap dengan 30.000 vaksin kami siap,” tambahnya.

Selain itu, Pemkab Garut bersama Ikatan Alumni Universitas Padjajaran, juga melaksanakan vaksinasi COVID-19 dengan sasaran pralansia dan masyarakat lansia, yang diselenggarakan di Pendopo Garut, pada Sabtu (10/7/2021). Pemkab Garut, dalam waktu juga sedang melaksanakan vaksinasi secara serentak di setiap puskesmas, tersebar di 42 kecamatan untuk meningkatkan volume vaksinasi di Garut. “Hari ini ada 67 puskesmas di seluruh Kabupaten Garut, yang melaksanakan vaksinasi di 42 kecamatan, kami terima kasih sekali lagi atas pelaksanaan vaksinasi ini,” kata bupati.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Garut hingga 9 Juli 2021, jumlah lansia dari target 205.454 orang, yang telah divaksin dosis satu sebanyak 14.779 orang atau sebesar l7,2 persen. Sedangkan dosis dua, sebanyak 3.254 orang atau 1,6 persen.

Selanjutnya, tenaga kesehatan yang telah divaksin pada dosis satu mencapai 7.358 orang, sedangkan pada dosis dua jumlah yang divaksin berjumlah 6.275 orang atau sebesar 99,4 persen. Bagi pelayan publik capaian dosis satu yang telah divaksin sebanyak 98.838 orang atau sebesar 110,3 persen, selanjutnya capaian dosis dua sebanyak 48.357 orang atau 54,0 persen.

Bagi masyarakat umum, dari target sasaran 1.420.742 orang, pada dosis satu sebanyak 20.283 orang atau 1,4 persen dan pada dosis dua sebanyak 7.805 orang atau 0,5 persen. Sedangkan untuk kalangan remaja belum efektif dilaksanakan, sementara yang baru divaksin pada dosis satu baru 66 orang dari target 293.330 orang. (Ant)

Lihat juga...