Petugas Kebersihan IGD Soreang Bertaruh Nyawa Demi COVID-19

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Kerja keras Dayat Hidayat, seorang petugas kebersihan di RSUD Soreang, Kabupaten Bandung yang rela mempertaruhkan nyawa demi kepentingan banyak orang patut diapresiasi.

Meski bertugas sebagai petugas kebersihan di area sekitar instalasi gawat darurat (IGD), Dayat secara sukarela membantu keluarga pasien COVID-19 yang terus berdatangan ke IGD.

Dayat dengan setia bersiaga 24 jam menyemprotkan disinfektan, mengantar pasien ke ruang isolasi, hingga mengurus jenazah pasien COVID-19. Tentunya dia tahu betul risikonya adalah tertular COVID-19 dan menempatkan anak istri dalam bahaya. Namun Dayat tetap melakukannya dengan tulus dan semangat.

Atas inisiatifnya ini, Jabar Bergerak menobatkannya sebagai ‘Pahlawan COVID-19’.  Ia pun mendapatkan hadiah rumah dari Jabar Bergerak, organisasi non–APBD yang bergerak di bidang kemanusiaan.

“Perasaan saya sangat senang dan bahagia. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan perawat di RSUD Cicalengka,” ujar Dayat, Sabtu (17/7/ 2021).

Selain Dayat, Jabar Bergerak juga menobatkan Pahlawan COVID-19 kepada Sujono (34) relawan di Puskesmas Padasuka, Kota Bandung. Dia merupakan satu di antara 886 peserta program Modis (Motor Idaman Gratis) yang juga digagas Jabar Bergerak.

Sujono sendiri direkomendasikan dua petugas Puskesmas Padasuka karena selama ini tak punya pekerjaan tetap. Namun dedikasinya sangat luar biasa. Sebagai petugas non-medis, Sujono banyak membantu memudahkan urusan petugas puskesmas dalam hal isolasi mandiri.

Dengan rutin Sujono membantu warga yang terindikasi COVID-19 dengan memeriksa, mengecek secara teliti, membantu warga isoman dengan memperhatikan kondisi kesehatannya, hingga mengedukasi masyarakat terkait prokes 5M.

Sujono bahkan menginisiasi pengumpulan dana bagi para tenaga kesehatan yang terkena COVID-19. Suatu pekerjaan mulia yang sebetulnya tidak ternilai dengan uang.

“Saya bahagia atas penghargaan ini. Sangat bermanfaat bagi saya,” ujarnya.

Menurut Ketua Umum Jabar Bergerak, Atalia Praratya Ridwan Kamil, hadiah rumah dan motor bagi dua pahlawan COVID-19 ini berasal dari sumbangan para donatur alias non–APBD.

“Ini adalah dari kebaikan para donatur. Jabar Bergerak hanya menjadi kepanjangan tangan dari mereka. Kebaikan hati para donatur itu sudah selayaknya diterima dengan hati juga,” kata Atalia.

Atalia berpesan, solidaritas kepada sesama sangat diperlukan dalam situasi saat ini. Maka lakukanlah dengan tulus dan ikhlas, selebihnya rezeki siapa yang tahu.

Lihat juga...