PPKM Darurat, Beberapa Masjid di Bekasi Tetap Laksanakan Salat Idul Adha

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Beberapa masjid di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, tetap melaksanakan Salat Idul Adha 1442 Hijriyah, meskipun pemerintah setempat telah membuat surat edaran meniadakan pelaksanaan salat ied di masjid, di tengah masa pemberlakuan pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Selasa (20/7).

Pantauan Cendana News, jemaah sejak pukul 06.00 WIB telah memenuhi salah satu masjid di jalan Benda, Kelurahan Jatimekar, Jatiasih, mereka menutup jalan tersebut. Jemaah terlihat menghampar hingga di jalan dengan sajadah dan alas yang dibawa dari rumah, karena di dalam masjid telah penuh. Tetapi salat dilaksanakan singkat, pukul 07.20 sudah selesai dan jemaah langsung membubarkan diri.

“Alhamdulillah kita bisa melaksanakan salat Idul Adha berjemaah, dimana banyak tempat lain tidak bisa memfasilitasi pelaksanaan, akibat pandemi Covid-19,” ungkap khatib melalui pengeras suara saat memulai khotbahnya, Selasa (20/7/2021).

Meneladani Ketangguhan Keluarga Nabi Ibrahim

Khotbah Idul Adha di masjid tersebut mengambil judul meneladani Ketangguhan Nabi Ibrahim. Kondisi pandemi ini, umat Islam Indonesia tengah menghadapi ujian berat yang melanda seluruh sendi kehidupan, meliputi ekonomi, sosial dan lainnya.

“Bagaimana beliau ketika diminta untuk meninggalkan anak dan istrinya di tengah Padang pasir, semua itu dilakukan hanya karena perintah Allah SWT. Seorang isteri yang sabar, mengikuti dan mendukung keputusan suaminya karena itu bersandarkan semata kepada Allah bukan nafsu, tapi perintah sang kuasa,”ujar khatib.

Hikmah yang dapat diambil dari ketangguhan keluarga Ibrahim adalah ketawakalannya, bukan kepada harta, keluarga, teman. Tapi Allah SWT, nabi Ibrahim memasrahkan diri dan keluarganya kepada Allah SWT.

Usai pelaksanaan salat Idul Adha berjemaah, panitia masjid langsung mengumumkan bahwa pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dimulai pukul 08.00 WIB dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Tidak ada kerumunan warga, diminta orang tua agar melarang anaknya ke masjid menyaksikan pemotongan hewan kurban. Semua dilaksanakan oleh panitia kurban yang telah dibentuk,” ucap panitia masjid dalam pengumumannya.

Lihat juga...