PPKM Darurat, Sektor Jasa Usaha Kepariwisataan Bekasi Tutup

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, secara resmi mengeluarkan surat edaran PPKM Darurat sektor jasa usaha kepariwisataan dan hiburan (area publik). Hal ini guna penanganan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi, Nomor: 556/798/Set.Covid-19 tentang Pelaksanaan Pengetatan PPKM Darurat di Kota Bekasi dalam upaya Penanganan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi pada Sektor Jasa Usaha Kepariwisataan, Hiburan (Area Publik) di Kota Bekasi.

“Pelaksanaan pengetatan PPKM Darurat di Kota Bekasi dalam upaya penanganan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi, dilakukan mulai tanggal 3 Juli sampai dengan 20 Juli 2021,”ujar Sajekti Rubaih, Kabag Humas Pemkot Bekasi, Minggu (4/7/2021).

Pertama standar protokol kesehatan, terhadap kegiatan operasional penyediaan makanan dan minuman, penanggung jawab restoran/rumah makan/usaha sejenis tidak diperkenankan melayani makan di tempat (Dine ini) hanya diperbolehkan pesan untuk dibawa pulang/take away, dan pelaku usaha agar Melakukan rapid test bagi karyawan yang melakukan kontak langsung dengan pengunjung secara berkala.

Selanjutnya untuk pelaku usaha bioskop untuk sementara tidak diperbolehkan melakukan operasional/tutup.  Pelaku usaha klab malam/musik hidup/pub, karaoke, panti pijat, spa/panti mandi uap/sauna dan refleksi keluarga untuk sementara tidak diperbolehkan melakukan operasional/tutup.

Jasa perawatan kecantikan/rambut dan sejenisnya untuk sementara tidak diperbolehkan melakukan operasional/tutup.  Rumah makan/restoran/usaha sejenisnya dan cafe tidak diperbolehkan dine in/makan di tempat dan hanya diperbolehkan take away sesuai jam operasional rumah makan/restoran dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat; Gelanggang olahraga/pusat kebugaran tidak diperbolehkan melakukan operasional/tutup. Kolam renang tidak diperbolehkan melakukan operasional/tutup.

Begitupun  tempat arena bermain anak/gelanggang permainan mekanik tidak diperbolehkan melakukan operasional/tutup. Seperti  bilyard tidak diperbolehkan melakukan operasional/tutup.

” Seluruh aktivitas/kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan dilarang,” tegasnya.

Sajekti mengatakan apabila ketentuan tersebut tidak dipatuhi/dilanggar maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku sampai dengan dicabutnya izin operasional.

Lihat juga...