PPKM Mikro Intensif Diterapkan di Belitung

BELITUNG  – Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menerapkan PPKM Mikro Intensif selama 8-15 Juli 2021 guna menekan penyebaran COVID-19 di daerah itu.

“PPKM ini tidak menyeluruh seperti di Jawa Bali hanya diintensifkan dalam beberapa sektor seperti pembatasan jam operasional tempat hiburan dan usaha,” kata Bupati Belitung yang juga Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Belitung Sahani Saleh di Tanjung Pandan, Kamis.

Dia menjelaskan kebijakan PPKM Mikro Intensif tersebut sebagai upaya meminimalisasi penyebaran COVID-19 di mana tempat usaha, pusat keramaian, dan aktivitas masyarakat dibatasi sementara waktu hingga pukul 20.00 WIB.

Dalam Surat Edaran (SE) Bupati Belitung Nomor: 443.1/915/II/2021 tanggal 7 Juli tentang Kebijakan PPKM di Kabupaten Belitung, antara lain disebutkan pelaku usaha warung kopi, kafe, pedagang kaki lima, restoran, dan rumah makan agar mempersingkat waktu usaha sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Arena permainan anak-anak di halaman gedung nasional untuk sementara waktu tidak diperbolehkan beroperasi karena mengundang kerumunan sehingga berpotensi terjadinya penyebaran COVID-19.

“Di lokasi tersebut cukup hanya pedagang makanan saja dan dibatasi cukup hingga pukul 20.00 WIB,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Sahani, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka tahun ajaran baru yang dijadwalkan 12 Juli mendatang untuk sementara ditunda hingga 19 Juli, sedangkan tempat wisata tidak diperbolehkan beroperasi.

“Sedangkan aktivitas olahraga nonpersonal sementara ini dilaksanakan tidak melebihi dari 15 orang dan resepsi pernikahan juga tidak lebih dari 50 orang dan tidak boleh makan di tempat,” katanya.

Ia berharap, dengan diberlakukan kebijakan PPKM Mikro Intensif tersebut dapat menekan penyebaran kasus COVID-19 di daerah itu.

Ia menyebutkan terhitung sejak Maret 2021 hingga 7 Juli 2021, jumlah kasus positif COVID-19 di daerah itu mencapai 3.042 orang, sembuh 2.646 orang, dan meninggal dunia 65 orang.

“Sehingga total kasus aktif COVID-19 di Belitung sekarang ini mencapai 331 kasus,” ujar Sahani. (Ant)

Lihat juga...