Presiden Tunisia Berhentikan Kepala Stasiun Televisi

Googlemaps

TUNIS – Presiden Tunisia, Kais Saied, memberhentikan kepala stasiun televisi nasional, Mohamed al-Dahach, pada Rabu (28/7) dan menunjuk pengganti sementara, kata kantornya, setelah seruan untuk melindungi kebebasan berbicara.

Saied pada Minggu (25/7) menggunakan kekuatan darurat untuk merebut kendali pemerintah, memecat perdana menteri dan membekukan Parlemen dalam sebuah langkah yang disebut musuhnya sebagai kudeta.

Dia mencopot Dahach setelah insiden pada Rabu sore, ketika pejabat dari sindikat jurnalis dan liga hak asasi manusia mengatakan mereka dilarang masuk ke stasiun meski telah diundang untuk tampil di sebuah acara.

Amira Mohammed, wakil kepala sindikat wartawan, mengatakan Dahach telah memberitahunya bahwa seorang komandan tentara telah memerintahkannya untuk tidak mengizinkan tamu masuk ke dalam gedung. Tentara telah mengepung stasiun televisi pada Minggu.

Baik Mohammed dan pejabat hak asasi manusia, Basem Trifi, kemudian berhasil tampil di acara itu. Seorang penasihat Saied dan seorang juru bicara militer juga diwawancarai dalam program tersebut, dan keduanya menyangkal bahwa ada perintah yang diberikan untuk menghentikan para tamu masuk.

Lihat juga...