Ritual Koke Bale di Lewokluok Rutin Digelar Setiap Tahun

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LARANTUKA – Kampung adat Lewokluok yang berada di Desa Lewokluok, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) saban tahun rutin menggelar ritual adat Koke Bale dengan beberapa rangkaian ritual adat.

“Kami rutin menggelar ritual adat Koke Bale setiap tahunnya. Meskipun sedang ada wabah penyakit Corona, kami tetap laksanakan dengan tetap patuh pada protokol kesehatan,” kata Frans Beribe, Sekretaris Lembaga Pemangku Adat (LPA) Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, NTT saat dihubungi, Minggu (4/7/2021).

Sekretaris Lembaga Pemangku Adat (LPA) Demon Pagong, Frans Beribe, saat ditemui di Desa Lewokluok, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu (16/6/2021). Foto: Ebed de Rosary

Frans menyebutkan, apabila tidak ada penyakit Covid-19, semua warga asal Demon Pagong terutama Lewokluok yang berada di perantauan akan menghadiri pagelaran ritual adat ini.

Dirinya mengaku bersyukur Kampung Adat Lewokluok masuk 10 besar nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2021 untuk kategori kampung adat dan semua masyarakat adat di Demon Pagong menyambut dengan antusias.

“Kami setiap tahun menggelar ritual adat Koke Bale guna menghormati roh para leluhur dan memohon berkat kepada Lera Wulan Tana Ekan atau wujud tertinggi. Ritual ini sebagai ucapan syukur atas berkat selama setahun,” ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Flores Timur, Petrus Pemang Liku mengatakan, pihaknya mengajukan beberapa destinasi wisata di Flores Timur untuk ikut serta dalam nominasi API tahun 2021.

Petrus sebutkan, sekitar 10 obyek wisata diajukan untuk kategori wisata alam, wisata buatan dan wisata budaya namun hanya Kampung Adat Lewokluok yang masuk nominasi.

“Koke Bale menjadi keunikan masyarakat adat di Lewokluok. Rumah adat besar berada di tengah dan sekelilingnya terdapat rumah–rumah adat kecil yang dimiliki setiap suku asli Lewokluok,” ucapnya.

Petrus menambahkan, Koke Bale ini yang menyatukan semua masyarakat adat Lewokluok dari beberapa suku besar yang mewariskan budaya leluhur mereka dan mempersatukan semua suku di dalam komunitas adat Lewokluok.

Ia mengaku panitia API turun langsung guna melihat dan memberikan penilaian termasuk melihat struktur rumah adat Koke Bale.

Adat isitiadat yang ada dan masih dipertahankan pun menjadi salah satu aspek penilaian. Masyarakat bisa berpartisipasi dan terlibat voting melalui SMS atau pesan pendek dengan cara ketik API 11 J dan kirim ke 99386 dimana periode voting berlangsung sejak 1 Juli sampai 31 Oktober 2021.

Lihat juga...