Roti Sisa Jangan Dibuang, Buat Talam Roti Saja

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BOGOR — Tak jarang, roti tawar atau roti manis tanpa isi yang dibeli untuk sarapan pagi bersisa. Agar tak terbuang, pilihannya mengolah ke bentuk lainnya dapat dilakukan, seperti talam roti.

Pegiat Kuliner Ina Permana saat menceritakan tentang berbagai penganan yang bisa dimanfaatkan dari bahan yang ada di rumah, saat ditemui di kawasan Cileungsi, Bogor Timur, Sabtu (31/9/2021) – Foto Ranny Supusepa

Pegiat Kuliner, Ina Permana menyebutkan roti tawar atau rotianis yang bersisa adalah hal yang biasa di rumah-rumah. Tak jarang akhirnya terbuang karena berjamur.

“Daripada membuang, lebih baik diolah menjadi talam roti. Membuatnya gampang, tidak pakai oven, hanya kukusan saja. Bisa dimakan dingin atau hangat, sesuai selera saja,” kata Ina saat ditemui, di kawasan Cileungsi, Bogor Timur, Sabtu (31/7/2021).

Selain roti tawar atau roti manis, bahan yang dibutuhkan hanya telur, gula pasir, margarin, vanilie, susu kental manis, santan dan air. Susu dan gulanya sesuai selera, tergantung kadar rasa manisnya. Kalau airnya, 500 ml untuk dua sachet kecil santan kemasan.

“Tergantung jumlah, kalau rotinya sedikit, kita kurangi airnya. Begitu juga telur dan margarinnya. Untuk 500 ml, telurnya satu yang sedang dan margarinnya dua sendok makan,” urainya.

Pertama, air, santan, kelapa, daun pandan, gula pasir dan margarin yang sudah dicairkan dimasak hingga mendidih dengan api kecil.

“Margarin digunakan agar saat dikukus, semua bahan akan terlihat menyatu. Kalau sudah mendidih, masukan telur yang sudah dikocok lepas,” tuturnya.

Ina mengingatkan agar selama dimasak, larutan tadi harus selalu diaduk agar santan tidak pecah.

“Kalau sudah mendidih, matikan kompor dan biarkan dulu. Sementara, roti dipotong kecil. Lalu tata roti dalam loyang yang sudah dioles dengan sedikit minyak goreng. Lalu tuangkan larutan santan ke dalam loyang,” tuturnya lagi.

Selama menata roti dalam loyang, sebaiknya kukusan sudah mulai dinyalakan. Agar saat nanti penyusunan di loyang siap, kukusan juga sudah siap untuk dipergunakan.

“Masukan loyang ke dalam kukusan, lalu masak hingga matang. Biasanya sekitar 45 menit untuk loyang ukuran sedang. Lama atau sebentarnya tergantung besar loyang,” kata Ina.

Jangan lupa, tutup panci kukusan harus dibungkus dengan kain bersih, agar tak ada tetesan air ke atas kue.

“Rata-rata semua kue yang dikukus pasti tutup pancinya dibungkus kain bersih. Supaya tidak ada yang menetes airnya,” ujarnya.

Kalau sudah matang, talam roti tawar ini bisa dimakan langsung, setelah dipotong persegi atau memanjang.

“Kalau yang suka dalam kondisi dingin, bisa dimasukkan ke lemari es terlebih dahulu. Untuk yang ditujukan sebagai hantaran atau dagangan, talam roti tawar ini bisa dipotong dan dibungkus dengan plastik putih,” pungkasnya.

Lihat juga...