Sebelas Atlet dan Pelatih PON Sultra Terpapar Covid-19

KENDARI – Lima orang pelatih dan enam atlet yang menjalani pelatihan daerah secara terpusat dinyatakan terpapar virus corona berdasarkan swab antigen.

Komandan Satgas Pelatda PON XX Sulawesi Tenggara, Ashar, mengatakan tim kesehatan satuan tugas pelaksana pemusatan latihan daerah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX kontinyu memeriksa kondisi kesehatan atlet dan pelatih.

“Perlu disadari bersama, bahwa pelaksanaan Pelatda PON saat ini berbeda dengan sebelumnya. Saat ini kita berada dalam situasi pandemi virus corona, sehingga harus taat protokol kesehatan,” kata Ashar di Kendari, Kamis (15/7/2021).

Ia mengatakan, segenap warga Pelatda baik atlet, pelatih dan Satgas harus taat protokol kesehatan, termasuk kesediaan menjalani tes swab antigen untuk memastikan dalam kondisi sehat.

“Kalau ada yang tidak menaati ketentuan Pelatda yang ada, maka tidak ada pilihan lain, kecuali yang bersangkutan harus meninggalkan tempat,” katanya.

Atlet dan pelatih yang terkonfirmasi terpapar virus kini menjalani perawatan intensif di tempat yang telah disiapkan.

“Tim kesehatan Pelatda PON Sultra dituntut bekerja profesional mendampingi atlet dan pelatih, menghadapi pesta olahraga nasional empat tahunan yang akan digelar Oktober 2021 di Papua,” ujarnya.

Sultra meloloskan atlet pada 12 cabang olahraga yang telah mengantongi tiket PON, di antaranya adalah sofbol, bulu tangkis, karate, pencak silat, taekwondo, atletik, road race (balap motor), sepak takraw, menembak dan renang.

Sultra yang menempati peringkat 24 pada PON XIX 2016 di Jawa, Barat bertekad memperbaiki peringkat pada PON XX Papua. (Ant)

Lihat juga...