Semarang Buka Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Jenjang TK-SD-SMP

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Salah satu pertimbangan orang tua calon siswa, memilih sekolah negeri pada jenjang SD-SMP di Kota Semarang karena seluruh penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar diberikan secara gratis.

Di satu sisi, jumlah sekolah negeri di Kota Semarang juga terbatas, sehingga tidak bisa menampung seluruh calon siswa. Namun demikian, orang tua calon siswa, tidak perlu khawatir, sebab ada puluhan sekolah swasta gratis yang bisa dipilih.

“Pemkot Semarang, menggratiskan sejumlah TK, SD, SMP swasta di Kota Semarang. Bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, dapat memanfaatkan program sekolah swasta gratis,” papar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri di Semarang, Kamis (1/7/2021).

Hal ini sesuai dengan SK Wali Kota Semarang No 978/59 tahun 2021 tentang Penetapan Satuan Pendidikan Penerima Hibah Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP). Tercatat ada sebanyak 83 sekolah swasta gratis di Kota Semarang, dengan rincian untuk jenjang TK 18 sekolah , SD 37 sekolah dan 28 sekolah untuk jenjang SMP.

“Untuk jumlah siswa yang akan diterima, dalam program tersebut, untuk TK sebanyak 808 siswa, SD sebanyak 5.738 siswa dan SMP ada 2.386 siswa,” sebutnya.

Gunawan menjelaskan, untuk bisa diterima di sekolah swasta gratis tersebut, orang tua calon siswa, bisa langsung mendatangi sekolah yang dituju dan mendaftarkan putra putri mereka.

“Tidak ada sistem zonasi untuk sekolah swasta, jadi bebas. Syaratnya ber-nomor induk kependudukan (NIK) Kota Semarang, yang ditunjukkan dengan adanya Kartu Keluarga (KK). Selama di sekolah yang dituju d masih ada kuota, pasti diterima,” tandasnya.

Pihaknya pun berharap dengan adanya sekolah swasta gratis tersebut, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

“Ini juga untuk membantu sekolah swasta terkait, agar sekolah tersebut tetap bisa berjalan dengan baik, sebab keberadaan mereka juga ikut berperan dalam memajukan pendidikan di Kota Semarang,” terangnya.

Sementara, Sekretaris Disdik Kota Semarang, Hari Waluyo menambahkan, satuan pendidikan swasta yang bergabung dalam program sekolah gratis tersebut, selain mendapat Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat, juga mendapat bantuan dana hibah BOP atau pendamping BOS dari Pemkot Semarang.

“Besarannya, untuk jenjang TK Rp1,2 juta per anak, SD Rp1,5 juta per anak dan SMP sebesar Rp1,8 juta per anak per tahun. Dengan adanya bantuan ini, para siswa yang bersekolah di satuan pendidikan swasta tersebut, sudah tidak lagi membayar SPP atau lainnya, karena sudah ditanggung oleh Pemkot,” terangnya.

Besaran anggaran bantuan pendampingan BOP untuk sekolah swasta gratis tersebut, di 2021 mencapai Rp969,6 juta untuk TK. Sedangkan pada jenjang SD, besaran dana pendampingan bantuan operasional sekolah (P-BOS) sebesar Rp8,607 miliar, dan SMP mencapai Rp4.294.800.000.

Masyarakat yang ingin mengetahui sekolah swasta mana saja yang masuk program sekolah gratis tersebut, bisa mengakses melalui laman Disdik Kota Semarang, disdik.semarangkota.go.id.

“Satuan pendidikan swasta yang masuk dalam program sekolah gratis ini, juga wajib menyampaikan kepada masyarakat, bahwa mereka tidak memungut biaya bagi calon siswa. Jika terbukti masih menarik biaya, tentu bisa kita tinjau kembali keikutsertaannya. Kita berharap, keberadaan sekolah swasta gratis tersebut, dapat meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan, sehingga wajib belajar 9 tahun bisa tercapai,” pungkasnya.

Lihat juga...