Sentra Vaksinasi Covid-19 di Kota Semarang Terus Ditambah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Vaksinasi menjadi salah satu langkah untuk mencegah penambahan angka covid-19. Menyikapi hal tersebut, Pemkot Semarang terus menambah sentra vaksinasi di ibukota provinsi Jateng tersebut.

Tercatat saat ini ada sekitar Kota Semarang memiliki 62 fasilitas kesehatan yang dapat memvaksin 5.000-6.000 warga per hari. Angka tersebut ditambah sentra vaksin, yang tersebar di sejumlah titik, mulai dari Klenteng Sam Poo Kong, Udinus, Unika, Unimus, Kecamatan Pedurungan, Sekolah Karangturi, hingga Holy Stadium Marina Semarang.

“Kita terus berupaya mempercepat jumlah warga Kota Semarang ataupun mereka yang ber-KTP non Semarang namun tinggal di Semarang, untuk segera divaksinasi. Targetnya, kita per hari 10 ribu warga. Apalagi saat ini, sentra vaksinasi covid-19 terus ditambah,” papar Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Semarang, Abdul Hakam di Semarang, Jumat (2/7/2021).

Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Semarang, Abdul Hakam di Semarang, Jumat (2/7/2021). Foto: Arixc Ardana

Saat ini, pihaknya fokus pada maintenance logistik vaksin, hingga alur kegiatan vaksinasi, agar tidak terjadi penumpukkan warga yang akan divaksin.

“Vaksinasi ini untuk semua kalangan, dari 18+ atau usia di atas 18 hingga 49 tahun, kemudian pralansia 50 -59 tahun, dan lansia di atas 60 tahun. Harapannya, mereka yang sudah divaksin ini bisa lebih terlindungi dari paparan covid-19,” tambahnya.

Terkait stok vaksin dalam upaya percepatan tersebut, Hakam memastikan stok masih mencukupi. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, terkait ketersediaan vaksin.

Program vaksinasi covid-19 ini juga disambut antusias warga, termasuk dari kelompok 18+. Hal ini disampaikan Irene, salah seorang peserta vaksinasi covid-19 di Sekolah Karangturi Semarang.

“Ya, awalnya sempat ragu-ragu untuk vaksin, namun setelah melihat perkembangan, kemudian ada varian baru covid-19 yang penyebarannya lebih cepat, saya jadi ingin segera divaksin,” terangnya.

Sementara, Ketua IKARI (Ikatan Alumni Karangturi) Juliani Budiman memaparkan, sentra vaksinasi yang digelar di Sekolah Karangturi Semarang tersebut, diperuntukkan bagi masyarakat umum berusia 18-60 tahun.

“Syaratnya mudah, cukup datang dengan membawa KTP, nanti kita akan lakukan pendataan. Ini terbuka bagi seluruh masyarakat. Program vaksinasi ini sudah berlangsung sejak Rabu (30/6/2021) hingga hari ini (Jumat-red). Targetnya 1.000 vaksinasi per hari atau tiga ribu orang selama kegiatan,” terangnya.

Lihat juga...