Siasati Aturan PPKM, Sejumlah PKL di Purwokerto Ubah Jam Berjualan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Kerap kena razia petugas saat berjualan di malam hari, beberapa Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Purwokerto memilih untuk pindah jam berjualan. Jika biasanya mereka berjualan sore hingga malam hari, sekarang berpindah menjadi siang, ada pula yang pagi hari.

Salah satunya adalah pedagang batagor yang berjualan di Jalan Pol Soemarto, Purwokerto Utara, Rianto. Sebelum pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang diperpanjang menjadi PPKM level 4, Rianto biasanya berjualan batagor mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari. Sekarang ia berpindah mulai berjualan siang hari.

“Kemarin sempat didatangi petugas, karena sampai pukul 20.00 WIB lebih saya belum tutup, soalnya dagangan masih banyak. Sekarang berdagangan makanan sepi pembeli, jadi butuh jam berjualan lebih lama, tetapi malam hari dilarang berjualan, jadi saya pindah jualan siang hari,” tuturnya, Selasa (27/7/2021).

Rianto mengaku beruntung karena lokasi berjualannya di tepi jalan, tidak ada yang menempati saat siang hari, sehingga ia bisa pindah jam berjualan. Menurutnya, ada beberapa rekan pedagang kaki lima yang akan pindah jam berjualan, tetapi lokasinya saat pagi hingga siang hari dipakai untuk berjualan pedagang lain.

Setelah pindah jam berjualan, Rianto mengatakan, lebih tenang selama berjualan, karena tidak khawatir didatangi petugas lagi. Hanya saja, ia kehilangan sebagian pelangganya yang biasa membeli malam hari. Sehingga meskipun waktu berjualan bisa lebih lama, tetapi tetap saja penjualan tidak maksimal.

Untuk satu porsi batagor, Rianto menjual dengan harga Rp5.000, harga yang terbilang sangat terjangkau. Ia juga memisahkan antara sambal dengan bumbu kacang, sehingga bagi pembeli yang ingin batagor tidak pedas bisa dilayani.

“Sejak PPKM ini, sehari paling bisa menjual 30-40 bungkus batagor saja, sebelumnya bisa sampai 70 bungkus lebih,” keluhnya.

Hal serupa juga dialami Amin, penjual gorengan yang biasa berjualan di Pasar Cermai, Purwokerto Utara. Mengaku sering didatangi petugas, Amin sebenarnya ingin pindah jam berjualan menjadi pagi hari. Tetapi hal tersebut tidak mungkin dilakukan, karena saat pagi hingga siang hari, lokasi berjualannya yang berada di pintu masuk Pasar Cermai, dipakai oleh pedagang sayur.

“Dari dulu rezeki dagang saya sudah malam hari, pindah pagi atau siang juga tidak mungkin, karena lokasi di pasar dan dipakai pedagang pagi,” ucapnya.

Lihat juga...