Stok Vaksin Menipis, Vaksinasi Anak dan Ibu Hamil di Bandarlampung Ditunda

Vaksinasi COVID-19 yang dilakukan oleh pemerintah kota Bandarlampung kepada masyarakat beberapa waktu lalu - foto Ant

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandarlampung menunda pelaksanaan vaksinasi COVID-19 kepada anak-anak berusia 12-17 tahun dan ibu hamil serta menyusui, sebab stok vaksin yang diiliki mulai menipis.

“Kita masih menunggu vaksin COVID-19 datang untuk melakukan vaksinasi terhadap anak-anak dan ibu hamil serta menyusui. Memang rencananya Kamis ini atau pekan depan dilaksanakan vaksinasinya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, Kamis (8/7/2021).

Saat ini, vaksin COVID-19 di Kota Bandarlampung tersisa sekitar 300 vial. Sehingga pelaksanaan vaksinasi kepada dua kelompok masyarakat tersebut belum bisa dilaksanakan.  “Tetap akan kita laksanakan setelah vaksin datang, nanti kita hitung dahulu, berapa dosis untuk anak-anak dan ibu hamil serta menyusui, pelaksanaannya akan bertahap tidak sekaligus,” jelasnya.

Terkait keterbatasan vaksin COVID-19 tersebut, Kadinkes Bandar Lampung tersebut mengungkapkan, pihaknya telah melakukan permintaan penambahan vaksin kepada pemerintah pusat. Hal itu dilakukan setiap dua pekan sekali. “Dalam dua pekan kami ajukan 5.000 dosis vaksin tapi yang datang tidak tentu,” jelasnya.

Sementara itu, vaksinasi bagi masyarakat umum yang dilaksanakan di 31 puskesmas, saat ini jatahnya dikurangi menjadi 50 dosis satu hari. “Ya karena sekarang dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro maka vaksinasi di puskesmas-puskesmas yang biasa dijatah 100 dosis, sekarang dikurangi menjadi 50 dosis guna menghindari kerumunan,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...