Tiga Bumbu Dasar Masakan Indonesia, Pangkas Waktu Memasak

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Ketidakleluasaan masyarakat untuk keluar di masa pandemi, bisa disikapi oleh ibu rumah tangga dengan mempersiapkan makanan sehat, cepat dan bervariasi. Untuk mendapatkan kecepatan dalam mempersiapkan makanan, ada baiknya para ibu rumah tangga mempersiapkan tiga bumbu dasar masakan Indonesia.

Chef William Wongso menyebutkan, dalam masa pandemi sangat penting bagi para ibu di rumah untuk bisa menyajikan masakan yang tidak hanya sehat tapi juga bervariasi.

“Kuncinya ada pada bumbu masakan. Dengan bahan baku masakan yang sama tapi dengan bumbu yang berbeda akan menghasilkan masakan yang berbeda pula. Sehingga perlu dipersiapkan tiga bumbu dasar di rumah yang bisa digunakan untuk semua jenis masakan Indonesia,” kata William dalam salah satu acara online memasak, Sabtu (17/7/2021).

Bumbu dasar pertama adalah bumbu berwarna merah, yang merupakan racikan dari cabai, bawang merah dan bawang putih.

“Jika suka, bisa ditambahkan kemiri tapi tidak banyak. Bumbu ini biasanya digunakan sebagai bumbu dasar untuk membuat sambal goreng atau ayam panggang,” ucapnya.

Bumbu dasar kedua, yang berwarna kuning terang, terdiri dari kunyit, bawang merah, bawang putih, kemiri dan ketumbar.

“Secara sendiri, bumbu dasar kuning ini merupakan bumbu dasar untuk membuat ayam goreng, ayam bakar, soto atau gulai,” ucapnya lagi.

Bumbu dasar ketiga, yang berwarna putih, terdiri dari bawang merah, bawang putih dan kemiri.

“Bumbu ini merupakan dasar untuk membuat makanan seperti sayur lodeh, soto dan opor,” kata William.

Ketiga bumbu ini, lanjutnya, bisa dicampur dengan komposisi tertentu untuk menghasilkan jenis masakan lainnya.

“Contohnya, jika ingin membuat pepes ikan, maka tinggal dicampurkan saja bumbu merah, bumbu kuning dan bumbu putih dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Tambahkan gula dan garam. Aduk rata semua bumbu lalu masukkan ikan ke dalam adonan bumbu,” tuturnya.

Lalu, tinggal ditambahkan tomat hijau dan daun kemangi saat ikan ditaruh di daun pisang, untuk menimbulkan rasa asam dan aroma wangi.

“Jadi saat memasak, akan menjadi lebih cepat. Dan karena kita siapkan bumbu dasar ini sendiri, artinya kita yakin dengan kebersihan dan kualitas bahannya,” tuturnya lagi.

Saat memasak, menurut William, memang perlu ditambahkan bahan lainnya.

“Misalnya seperti kemangi, serai, daun jeruk, merica atau bumbu lainnya. Tapi yang penting bumbu dasarnya sudah disiapkan.

Ia menyebutkan bumbu masak ini dapat bertahan sebulan jika dimasak dengan baik dan disimpan dalam lemari pendingin.

“Setelah digiling, bumbu dasar ini harus dimasak dulu, yang membuat kandungan airnya akan berkurang dan membuat bumbu bisa bertahan lama. Wadah penyimpanannya pun harus bersih dan memiliki penutup yang rapat,” pungkasnya.

Lihat juga...