Vaksinasi COVID-19 Bagi lansia di Aceh Dipacu

Dokumentasi - Salah seorang lansia menjalani vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya. -Foto: ANTARA

BANDA ACEH – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh menyebut, baru 16.453 orang kelompok Lanjut Usia (lansia) di provinsi ujung barat Indonesia itu, yang telah menjalani vaksinasi COVID-19.

Cakupan vaksinasi itu masih jauh dari target pemerintah daerah, sehingga masih perlu lebih dipacu. Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif, meminta masyarakat segera mendaftar sebagai peserta vaksinasi, agar rantai penularan virus corona dapat terputuskan.

Bagi yang memiliki lansia, hendaknya membantu membawanya ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) agar segera divaksin. “Para lansia memiliki risiko tinggi bila terinfeksi virus corona, karena itu menjadi prioritas dalam program vaksinasi COVID-19 nasional,” kata Hanif, Minggu (11/7/2021).

Data Satgas Penanganan COVID-19 Aceh menunjukkan, lansia yang telah menerima vaksin dosis pertama sebanyak 16.453 orang atau 3,8 persen dari target sasaran yang sebanyak 435.651 orang. ”Sedangkan lansia yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua sebanyak 4.679 orang atau sekitar 1,1 persen,” tambahnya.

Juru Bicara COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, minat warga untuk melakukan vaksin terus meningkat, seiring adanya penyekatan sejumlah ruas jalan masuk atau keluar dari Kota Banda Aceh. Penyekatan tersebut  bagian dari penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro level empat. Pada Sabtu (10/7/2021) saja, terlihat tak kurang dari 1.787 orang warga mengantre disuntik vaksin Sinovac dosis pertama maupun kedua. Hal itu terjadi dalam vaksinasi massal yang digelar di Gedung Banda Aceh Convention Hall (BCH).

“Apa-pun yang memicu minat vaksinasi di kalangan masyarakat sah-sah saja. Yang penting progres vaksinasi COVID-19 di Aceh bisa kita pacu untuk mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok,” katanya.

Hingga kini, tenaga kesehatan yang telah menerima suntikan dosis pertama sebanyak 51.489 orang atau 91,2 persen dari sasaran target sebanyak 56.470 orang. Sedangkan tenaga kesehatan yang sudah vaksinasi dosis kedua baru 45.048 orang.

Untuk petugas publik, yang telah vaksinasi dosis pertama sebanyak 260.815 orang atau sekitar 54,5 persen dari target 478.489 orang. Dan petugas publik yang telah menerima vaksinasi dosis kedua sebanyak 92.696 orang. “Masyarakat umum yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama sebanyak 160.121 orang atau sekitar 6,2 persen dari sasaran sebanyak 2,5 juta jiwa di Aceh. Sedangkan yang telah melakukan vaksinasi dosis kedua sebanyak 35.611 orang,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...