Venus Ikuti Jejak Serena, Tersingkir dari Wimbledon

Petenis Amerika Serikat, Venus Williams, meninggalkan lapangan setelah kalah di babak kedua turnamen Wimbledon melawan petenis Tunisia Ons Jabeur di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris. (30/6/2021) - foto Ant
JAKARTA – Sehari setelah sang adik, Serena tersingkir secara memilukan karena mengalami cedera pada babak pertama, Venus Williams, juga harus tersingkir dari nomor tunggal kejuaraan tenis Wimbledon di London, Rabu (30/6/2021).

Venus, yang saat ini berusia 41 tahun dan sedang bermain pada turnamen Grand Slam-nya yang ke-90, memaksa dengan keras lawannya yang asal Tunisia, Ons Jabeur, pada set pertama. Namun akhirnya petenis asal Amerika Serikat itu menyerah 5-7, 0-6, pada pertandingan babak kedua tersebut. Ini untuk pertama kalinya, setidaknya salah satu dari dua bersaudara itu, gagal mencapai babak ketiga di Wimbledon, sejak Serena melakukan debut pada turnamen tersebut pada 1998.

Sebelumnya, juara Wimbledon tujuh kali, Serena terpaksa mundur dari pertandingan melawan Aliaksandra Sasnovich dari Belarus, setelah tergelincir di lapangan pada set pertama dan membuat kakinya cedera. Mundurnya Serena, sekaligus mengakhiri upaya dia untuk menyamai rekor, meraih 24 gelar Grand Slam. Venus, masih memiliki kesempatan pada turnamen tersebut, karena dia juga akan bermain pada nomor ganda campuran, berpasangan dengan Nick Kyrgios.

Petenis Serbia, Novak Djokovic, mengekspresikan emosinya saat babak pertama tunggal putra turnamen tenis Wimbledon melawan petenis Inggris Jack Draper di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris (28/6/2021) – Foto Ant
Sementara itu dibagian putra, petenis unggulan teratas, Novak Djokovic, sukses mengatasi petenis Afrika Selatan, yang dikenal memiliki servis keras, Kevin Anderson, tiga set langsung 6-3, 6-3, 6-3, untuk maju ke babak ketiga. Djokovic, yang juara bertahan, sedang mengincar gelar keenam Wimbledon untuk menyamai rekor 20 gelar Grand Slam. Dia mendominasi pertandingan berkelas lapangan rumput, yang digelar di lapangan utama.

Dalam pertandingan yang juga mengulang final 2018, petenis asal Serbia tersebut mencuri poin dari servis Anderson, masing-masing satu kali pada setiap set. Dan hanya melakukan lima kesalahan sendiri. Satu-satunya masalah kecilnya adalah, dia beberapa kali terjatuh di lapangan rumput itu, namun dia bisa tetap bisa menjaga ketenangannya.

Anderson, dua kali runner-up Grand Slam, yang berjuang kembali setelah mengalami masalah lutut, tidak bermain buruk dalam pertandingan tersebut. Namun, Djokovic sedang berada dalam penampilan terbaiknya dan meraih kemenangan dalam waktu satu jam, 41 menit. “Hari ini hampir sempurna, saya berharap pelatih saya setuju dengan itu,” kata petenis berusia 34 tahun.

Pada pertandingan selanjutnya, Djokovic akan menghadapi petenis Amerika Serikat, Denis Kudla, pada Jumat (2/7/2021) mendatang. (Ant)

Lihat juga...