Warga Isolasi Mandiri di Bekasi Kesulitan Cari Obat

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah (isoman) di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku kesulitan mendapatkan obat yang diperuntukkan bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saya sudah keliling ke apotek wilayah Jatiasih. Hasilnya sama, obatnya kosong, begitupun untuk vitamin dan lainnya semuanya habis,” ujar Diana, warga Jatimekar saat ditemui di salah satu apotek di Jatimakmur, Jumat (2/7/2021).

Diana mencari obat untuk suaminya yang tengah isolasi mandiri di rumah. Berbagai jenis obat yang direkomendasikan semua tidak tersedia di apotek, seperti obat Isoprinosin, isprinol, Azitrocin Flumucil, obat batuk pilek.

Menurutnya, untuk mencari obat tersebut ia sudah berkeliling ke berbagai apotek, tapi sampai sekarang belum dapat. Bahkan, ia juga mencoba ke Puskesmas, pun kosong.

“Ini bagaimana? Kondisi obat habis, sementara isolasi mandiri di rumah. Isolasi ke rumah sakit belum tentu juga dapat. Khawatir juga kalau isolasi ke rumah sakit,” jelasnya.

Diakuinya, suaminya sudah tiga hari melakukan isolasi mandiri di rumah karena batuk dan pilek, badan lemas dan pegal semua. Karena tidak ada obat di apotek, selama ini hanya diberi obat alami, empon-empon.

Firdana, warga lainnya yang juga melakukan isolasi mandiri di wilayah Jatimekar, mengaku untuk beli  vitamin melalui online saat ini sudah kosong. Hal ini mulai terjadi sejak beberapa hari terakhir ini.

“Begitu juga di marketplace, juga susah ditemukan, kalaupun ada harganya gila-gilaan. Sebelumnya, hanya ratusan ribu rupiah, sekarang jutaan untuk satu stripnya,” keluh Firdana yang mencari obat antivirus.

Seminggu lalu, jelasnya, pesan online untuk aneka jenis vitamin bisa langsung datang siang atau sore. Sekarang harus menunggu lama, tiga hari baru datang. Ini untuk mendapatkan vitamin, apalagi yang lainnya.

“Soal obat seperti vitamin, obat batuk, pilek semua ludes ini sudah serius. Harusnya pemerintah bisa memperhatikan ini. Jangankan obat, minyak kayu putih saja di minimarket sudah ludes semua di wilayah Kota Bekasi ini,”tandasnya Firdana.

Lihat juga...