Warung Kita DCML Madura Bersiap Jadi Distributor Minyak Goreng

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso di kantornya, Rabu (14/7/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

CILACAP — Warung Kita yang dikelola Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap sudah satu bulan terakhir berhenti berjualan minyak goreng. Hal tersebut karena dalam rangka persiapan menjadi distributor.

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso mengatakan, selama tidak berjualan, banyak sekali pelanggan yang datang untuk menanyakan barang. Mengingat pihak koperasi menjual minyak goreng dengan harga yang lebih murah dibanding lainnya.

“Banyak pelanggan yang datang dan menanyakan kapan berjualan minyak goreng lagi, karena mereka sudah terbiasa beli di sini dengan harga yang lebih murah,” katanya, Rabu (14/7/2021) kepada Cendananews.

Sebagian besar yang menanyakan adalah pelanggan dari kalangan warung-warung kelontong. Mereka terbiasa mengambil dalam jumlah cukup banyak di Warung Kita.

Lebih lanjut Puji Heri menjelaskan, banyak hal yang harus diurus terkait persiapan menjadi distributor minyak goreng. Antara lain mempersiapkan gudang yang lebih representatif, mengurus faktur pajak serta mendaftar PKP atau pengusaha kena pajak.

“Untuk gudang minyak goreng sedang kita persiapkan, ada beberapa bagian yang perlu direhab dan diperbaiki. Gudang berukuran 9 x 24 meter dan berlokasi di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap,” terangnya.

Untuk kerjasama menjadi distributor minyak goreng tersebut, pihak Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera menggandeng PT Bina Karya yang merupakan salah satu produsen minyak goreng besar.

Untuk memulai usaha awal sebagai distributor, lanjut Heri, pihaknya sudah mengajukan anggaran ke Yayasan Damandiri sebesar Rp314 juta. Modal awal tersebut antara lain digunakan sebagai uang jaminan kepada perusahaan minyak goreng atau biasa disebut sebagai bank garansi.

“Untuk tahap awal, rencana kita akan order hingga 8.000 dus minyak goreng. Kita optimis bisa menjual dalam kurun waktu cepat, karena selama ini sudah banyak yang menjadi pelanggan Warung Kita,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pelanggan Warung Kita, Diki yang mempunyai warung kelontong mengatakan, harga minyak goreng yang ditawarkan Warung Kita sangat bersaing. Hanya saja, sayangnya selama sebulan Warung Kita tidak menambah order barang lagi.

“Kemarin, kata pihak koperasi hanya tinggal menghabiskan stok minyak goreng yang tersisa saja, karena sedang persiapan menjadi distributor, jadi barang sudah habis sekarang, terpaksa harus membeli di tempat lain dengan harga yang lebih mahal,” ucapnya.

Lihat juga...