Angka Kematian Covid-19 di Banyumas Terus Menurun

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Bupati Banyumas, Achmad Husein di Purwokerto, Jumat (`3/8/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO — Memasuki minggu ke empat Agustus, angka kematian Covid-19 di Kabupaten Banyumas mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal tersebut seiring dengan program vaksinasi massal yang terus digencarkan.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, penurunan angka kematian pasien Covid-19 sudah terjadi dalam dua pekan terakhir, yaitu di bawah 20 orang setiap harinya. Minggu berikutnya menurun kembali di bawah 15 orang.

“Memang masih naik-turun, terkadang hanya sembilan, tetapi besoknya meningkat lagi menjadi 13, turun lagi menjadi tujuh dan seterusnya. Namun secara umum memang menurun,” katanya, Selasa (24/8/2021).

Bupati mencontohkan, dalam lima hari terakhir, ada penurunan angka kematian yang cukup banyak. 18 dan 19 Agustus lalu, dalam satu hari pasien Covid-19 yang meninggal dunia capai sembilan orang, namun pada 20 Agustus meningkat kembali menjadi 13 orang dan hari berikutnya turun menjadi tujuh orang.

“Kemarin hari Minggu (22/8/2021), pasien Covid-19 yang meninggal dunia ada 10 orang dan hari Senin (23/8/2021), mencatat rekor paling sedikit angka pasien Covid-19 yang meninggal yaitu hanya tiga orang, kalau data hari ini baru masuk nanti pukul 00.00 WIB,” jelasnya.

Lebih lanjut Husein menjelaskan, selama Agustus dari tanggal 1 hingga tanggal 23 kemarin, tercatat jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia ada 327 orang. Jumlah tersebut menurun dratis, jika dibandingkan Juli, yang mencapai 777 orang. Namun, jika dibandingkan Juni, angka kematian pada Agustus ini, terbilang masih tinggi, karena pada Juni, pasien Covid-19 yang meninggal 168 orang.

“Melihat grafik kematian pasien Covid-19, kemungkinan sudah mencapai puncaknya pada Juli lalu, jadi sekarang mulai menurun, mudah-mudahan terus mengalami penurunan pada bulan berikutnya,” harap Bupati.

Meskipun begitu, Husein berpesan, agar masyarakat tidak menjadi lengah dan mulai meninggalkan protokol kesehatan (prokes), sebab menurutnya, Covid-19 masih ada dan belum hilang sepenuhnya.

Jika dilihat dari data angka kematian Covid-19 secara keseluruhan, peningkatan gelombang pertama angka kematian pasien Covid-19 terjadi pada Desember 2020 dan Januari 2021, dimana angka kematian mencapai 138 orang dan 135 orang. Padahal pada bulan sebelumnya, jumlah kematian hanya pada kisaran belasan orang. Februari 2020, mulai mengalami penurunan, tercatat 71 orang meninggal dunia dan terus menurun pada  Maret, 27 yang meninggal. April dan Mei juga masih menurun dan baru kembali naik pada bulan Juni lalu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, penurunan angka kematian pasien Covid-19, juga bersamaan dengan menurunnya penambahan angka positif. Dalam tiga hari terakhir, penambahan kasus positif Civid-19 di bawah 100, yaitu pada Sabtu (21/8/2021) sebanyak 54 kasus positif, kemudian Minggu ada penambahan sembilan kasus positif dan hari Senin ada 61 kasus positif.

“Jadi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) serta program vaksinasi yang terus digencarkan, sangat berdampak terhadap penurunan kasus positif serta angka kematian pasien Covid-19,” ucapnya.

Lihat juga...