Budidaya Kelapa Genjah, Sumber Minuman Segar dan Tanaman Hias

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Prospek budidaya tanaman kelapa masih banyak dikembangkan oleh petani di Lampung Selatan. Kebutuhan akan buah kelapa muda, kelapa tua dengan beragam manfaat menjadikan kelapa masih dikembangkan. Kultivar atau jenis kelapa genjah jadi favorit petani karena cepat berbuah, batang pendek, produksi buah melimpah.

Rusli, salah satu warga yang menanam kelapa genjah menyebut bibit tanaman diperoleh dengan cara membeli. Bibit berupa tunas atau cikal dibeli dari toko penyedia tanaman bersertifikat di Pekalongan, Lampung Timur. Sejak awal masa tanam hingga berbuah ia menyebut butuh waktu sekitar 24 bulan atau lebih. Syaratnya media tanam diberi tanah subur, pemupukan rutin dan perawatan meminimalisir hama.

Kelapa genjah sebut Rusli ditanam sebagai tanaman hias, namun menghasilkan secara ekonomis. Kelapa muda bisa dijual sebagai minuman, makanan segar. Sebagai sumber benih ia juga bisa memperbanyak buah untuk diperbanyak. Bibit yang memiliki lima helai daun bisa dijual seharga Rp50.000 bagi pecinta tanaman buah. Sebagai tanaman dataran rendah, budidaya mudah dilakukan.

“Awalnya saya berkunjung ke salah satu rumah kerabat, melihat jenis kelapa genjah entok berbatang pendek namun berbuah lebat, sebagian kelapa genjah biasa namun masih muda belum bisa untuk bibit, lima batang saya beli di Pekalongan sebagian sudah berusia delapan tahun dan produktif,” ulas Rusli saat ditemui Cendana News, Senin (2/8/2021).

Pengupasan kelapa genjah muda untuk dimanfaatkan air serta daging buah dilakukan Rusli, warga di Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (2/8/2021). -Foto Henk Widi

Rusli bilang kelapa genjah bisa tumbuh pada dataran rendah, lahan kering dengan iklim basah atau curah hujan rendah. Sebelum menanam kelapa genjah ia menyediakan lubang untuk media tanam. Lubang tanam dibuat dengan jarak tanam lima meter dengan perhitungan jangkauan pelepah. Lubang diberi pupuk kompos, pupuk kandang sebagai media tanam benih.

Ciri khas kelapa genjah secara fisik sebutnya bisa dilihat dari bentuk buah kecil, warna hijau cerah, bulat. Ukuran ketinggian pohon kelapa genjah yang masuk kategori hibrida bisa hanya mencapai dua meter. Kelapa genjah jenis entok sebutnya bahkan hanya satu meter mulai berbuah. Ia menanam kelapa genjah biasa dan sebagian jenis genjah entok masih berusia satu tahun.

“Sebagian tanaman kelapa genjah tinggi karena cukup subur, namun masih bisa dipanen cukup memakai tangga bambu,” ulasnya.

Budidaya kelapa genjah entok sebutnya jarang digunakan untuk bahan kopra. Pasalnya jenis itu memiliki ukuran kecil dan kerap dimanfaatkan saat masih muda. Secara ekonomis pemanfaatan kelapa genjah sebutnya dijual dalam kondisi muda atau dugan. Terlebih permintaan jenis kelapa muda meningkat untuk kesehatan. Dibanding dengan kelapa dalam ia mengaku budidaya kelapa genjah masih jarang dilakukan.

Kelapa genjah sebutnya memiliki prospek bagus untuk tanaman pada lahan pertanian. Ditumpangsarikan dengan tanaman buah alpukat, mangga, kelengkeng sangat potensial. Sebab tajuk pohon kelapa genjah tidak terlalu tinggi sehingga tidak mengganggu tanaman lain. Kelapa genjah juga banyak ditanam sebagai penghias taman atau tanaman hias.

“Pengembangan kelapa genjah ikut mendukung pasokan buah kelapa muda yang semakin diminati,” ulasnya.

Produksi kelapa genjah sebut Rusli cukup banyak dalam satu janjang. Dihitung dari satu sisi saja dalam satu janjang buah bisa mencapai 20 butir sehingga keseluruhan bisa berjumlah 30 hingga 40 butir. Meski berukuran kecil, kelapa genjah memiliki rasa air yang manis, daging buah tipis nikmat disantap kala masih muda. Harga per butir bisa mencapai Rp8.000 sehingga lebih menguntungkan.

Memanfaatkan buah yang telah tua, Reihan, warga Kelurahan Ketapang, Bandar Lampung memperbanyak bibit buah kelapa genjah untuk ditanam sebagai penghias halaman, Senin (2/8/2021). -Foto Henk Widi

Agar mendapatakan bibit berkualitas, ia memilih bibit unggul dari indukan yang sehat. Ciri khas buah untuk bibit yang sehat ditandai dengan kulit berwarna coklat, berbunyi nyaring apabila diguncang. Selanjutnya buah bisa digantungkan agar muncul tunas setelah terlebih dahulu mengiris bagian atas agar bertunas. Benih bisa dipindah ke polybag saat akar mulai muncul dan bisa ditanam setelah lima helai daun.

Reihan, salah satu penyuka kelapa muda menyebut kelapa genjah cocok dikembangkan pada lahan terbatas. Sebagai buah yang memiliki kandungan gizi cukup baik dari air, kelapa genjah memiliki ketinggian terbatas. Pada lahan perkotaan di Ketapang, Bandar Lampung ia bisa menanam lima bibit sebagai penghias pekarangan.

“Produksi buah yang banyak secara fisik sangat artistik dan bisa menjadi penghias pekarangan, buahnya bisa dikonsumsi,” bebernya.

Reihan mengaku membeli bibit kelapa genjah dari Rusli. Kelapa genjah sebutnya cocok ditanam pada tanah kavlingan dengan konsep penanaman pada halaman. Sebelum lahan kavlingan dibangun ia bisa menanam pada bagian depan setelah merancang bangunan yang akan dibuat. Tanaman kelapa yang rendah sebutnya memudahkan pemetikan atau pemanenan.

Hendra, salah satu penyuka buah kelapa muda menyebut rasa air lebih manis ada jenis genjah. Manisnya air kelapa genjah sebutnya dipengaruhi lokasi tumbuh yang berada di dataran rendah. Perawatan yang baik dengan penambahan pupuk sebutnya menjadikan daging buah lebih manis. Terlebih pada tanaman kelapa genjah banyak dimanfaatkan dalam kondisi muda.

Lihat juga...