Bupati Banyumas Harap Pusat Lebih Bijak Tentukan Level PPKM

Editor: Koko Triarko

Bupati Banyumas, Achmad Husein di Purwokerto, Senin (30/8/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

PURWOKERTO – Bupati Banyumas, Achmad Husein, menyatakan secara data riil dalam sepekan terakhir Kabupaten Banyumas sudah turun menjadi level 3, bahkan bisa menjadi level 2 dari penambahan kasus Covid-19. Hanya saja, masih ada satu parameter yang Banyumas masih pada posisi level 3.

“Ada beberapa parameter di mana Kabupaten Banyumas sudah masuk level 2, tinggal 1 parameter yang masih di level 3,” kata Husein, Senin (30/8/2021).

Bupati berharap, pemerintah pusat lebih bijaksana dalam penentuan level, mengingat banyak parameter yang posisi Banyumas sudah masuk level 2. Harapan tersebut disampaikan bupati, sebab banyak pihak yang sudah menghendaki supaya bisa dilaksanakan pembelajaran tatap muka, serta pembukaan tempat wisata secara luas dan lain-lain yang terkait pertumbuhan ekonomi.

“Salah satu pertimbangan yang mendasari Banyumas segera masuk level 2 adalah sektor pendidikan dan ekonomi, semoga saja kondisi riil Banyumas ini menjadi pertimbangan tersendiri dalam penentuan level,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, mengatakan ada tiga parameter yang tertuang dalam Inmendagri nomor 22 tahun 2021 yang menjadi pedoman penentuan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).  Yaitu, angka kematian, jumlah kasus positif setiap minggunya serta jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Dari tiga parameter tersebut, Kabupaten Banyumas sebenarnya sudah masuk level 2 untuk dua parameter, yaitu angka kematian dan jumlah  kasus positif. Namun, untuk jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit, Banyumas masih masuk level 3,” terangnya.

Untuk kasus positif Covid-19, pada level 2 maksimal 900 kasus positif per minggu dan Kabupaten Banyumas saat ini sudah sampai pada 424 kasus per minggu. Sedangkan untuk angka kematian, pada level 2 diharuskan kurang dari 36 kasus kematian per minggu, dan posisi Kabupaten Banyumas saat ini angka kematian sudah menurun menjadi 31 kasus per minggu. Dari dua indikator tersebut, Kabupaten Banyumas sudah masuk level 2.

Hanya saja, untuk pamater ke tiga yaitu jumlah pasien positif Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit, Banyumas masih di atas ketentuan level 2. Saat ini, posisi jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan masih ada 192 per minggu, sedangkan untuk level 2 diharuskan jumlah pasien yang dirawat maksimal 180 orang per minggu.

Lihat juga...