COVID-19 Varian Delta Belum Terdeteksi di Benuo Taka Kaltim

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat  - Foto Ant
PENAJAM – COVID-19 Varian Delta, belum terdeteksi menular atau menyebar di Benuo Taka, sebutan untuk Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Hal itu dikarenakan, untuk memastikan keberadaan varian delta, membutuhkan pemeriksaan secara khusus.

“Hingga kini penularan varian Delta di wilayah Penajam Paser Utara belum dapat dideteksi karena butuh penelitian secara khusus,” ujar , kata Kepala Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara (PSU), Jense Grace Makisurat.di Penajam, Senin (23/8/2021).

Virus corona varian Delta, saat ini ramai diperbincangkan karena penularannya tergolong lebih mudah dan cepat, serta relatif sulit disembuhkan. Gejala varian Delta dalam penyebaran COVID-19 menurut Grace Makisurat, sudah diklaim ada oleh salah satu rumah sakit di Provinsi Kalimantan Timur. Namun, untuk sebarannya, di masing-masing kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur, masih perlu dipastikan melalui penelitian laboratorium khusus.

Varian Delta disebut Grace Makisurat, patut diwaspadai atau dicurigai sudah ada, dengan penyebaran atau penularan virus corona yang terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara. “Dalam berapa pekan terakhir data pasien terkonfrmasi positif COVID-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara tercatat 465 orang. Tapi, kami belum berani pastikan karena varian Delta karena butuh penelitian lebih lanjut atau khusus,” tandasnya.

Kalau dilihat dari penularan yang terjadi, Grace Makisurat menilai, sebaran COVID-19 terjadi cepat dan gejala yang dirasakan pasien lama sampai sekitar dua pekan. “Di Kalimantan Timur sudah ada rumah sakit yang mengklaim varian Delta. Tapi perlu penelitian, bahwa varian Delta ada di Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelasnya.

Masyakakat Kabupaten Penajam Paser Utara diimbau tetap patuh atau taat menerapkan protokol kesehatan, termasuk warga yang sudah divaksin virus corona. Karena penerapan protokol kesehatan saat ini menjadi solusi yang paling pas untuk mencegah terinfeksi COVID-19. (Ant)

Lihat juga...