Dua Ekskavator Siap Normalisasi Sungai Cikarang Hilir Bekasi

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Dua ekskavator diturunkan di wilayah Utara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk segera melakukan penanggulangan kekeringan sungai Cikarang Hilir, guna mendukung kelancaran pengairan areal persawahan di daerah itu. Normalisasi melibatkan BBWS, DLH, PUPR, PSDA, TNI dan Polri.

Sebelumnya, petani dari 23 desa di Utara Kabupaten Bekasi sudah sepakat dan siap membantu keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan normalisasi Kali Cikarang Hilir tersebut secara gotong royong. Mereka antusias, harapan mereka yang bertahun-tahun sekarang mulai terjawab.

“Kami sudah rapat dengan perwakilan petani dari 23 desa di wilayah Utara Kabupaten Bekasi, terkait keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan normalisasi Kali Cikarang Hilir,” Kata Ustadz Jejen Jaenuddin, koordinator petani kepada Cendana News, Senin (30/8/2021).

Ustadz Jejen dan Khaerul Hamid, Kabid LH Bekas,i saat memantau penurunan dua ekskavator untuk penanggulangan kekeringan Sungai Cikarang Hilir, di Utara Kabupaten Bekasi, Senin (30/8/2021). –Foto: M Amin

Dikatakan, jumlah perwakilan petani yang hadir mencapai 71 orang dan siap menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan normalisasi, dengan cara gotong royong dari awal sampai akhir. Bahkan, malam sebelumnya (Minggu) petani mengawal sepanjang jalur di wilayah Utara Bekasi.

Menurut Jejen, dua ekskavator sudah datang dari bantuan PUPR Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, dan telah mulai melakukan normalisasi tahap awal di wilayah hilir Kali Cikarang di Utara Bekasi dengan jarak terbagi dua.

“Normalisasi dimulai dari hilir dengan jarak satu ekskavator 7 kilometer, satu lagi 10 kilometer. Dimulai dari hilir karena saat ini kondisi air masih kering, sehingga mempermudah normalisasi,” jelasnya.

Ia pun menceritakan, bahwa petani sangat berterimakasih karena keluhan yang disuarakan akhirnya mendapat sambutan dari pemerintah, dengan menyegerakan normalisasi. Selama ini, petani telah melakukan berbagai cara, seperti membendung dan membersihkan sampah agar aliran air bisa lancar.

“Terima kasih atas bantuannya yang terus menyuarakan perjuangan petani di Kali Cikarang Hilir. Untuk wilayah hulu normalisasi akan dimulai dari Desa Sukaindah, kecamatan Sukakarya,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat ini Plt Bupati Kabupaten Bekasi akan turun langsung ke lokasi, melihat langsung. Hal tersebut disampaikan beberapa dinas yang hadir di Kampung Galian yang melihat langsung pelaksanaan normalisasi.

Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Bekasi, Khaerul Hamid, membenarkan telah menurunkan dua ekskavator di wilayah Utara Bekasi, untuk melakukan normalisasi. Tahap awal akan mulai dikerjakan di wilayah hilir, karena saat ini air belum mengalir.

“Dua ekskavator sudah berada di wilayah Utara Kabupaten Bekasi untuk melakukan normalisasi. Ini adalah upaya untuk memperbaiki saluran irigasi dengan mensidementasi Kali Cikarang Hilir,” katanya.

Lihat juga...