Dulu Ramai Dikunjungi, Curug Parigi Kini Sepi Tak Terurus

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Lokasi wisata Curug Parigi di Kampung Cikiwul, Bantergebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, tahun lalu sempat ramai dan menjadi salah satu destinasi untuk dikunjungi warga dari berbagai wilayah setiap akhir pekan. Kondisi saat ini memprihatinkan tanpa terurus dan ditinggal pengunjung.

Bono, salah satu pengurus lokasi Curug Parigi, mengakui lokasi destinasi wisata tidak lagi dikunjungi di akhir pekan. Itu sudah lama terjadi, sejak diterjang banjir awal tahun lalu, Minggu (1/8/2021). Foto: Muhammad Amin

Kondisi kekinian Curug Parigi, yang dikatakan miniatur Niagara itu tidak lagi menjadi kebanggaan. Lokasi tempat wisata di jalur Sungai Cileungsi di Pangkalan Lima tersebut sudah tidak terurus, jalannya pun mulai tergerus air.

“Sekarang sudah tak ada lagi pengunjung, lokasi tidak diurus lagi. Kondisi itu terjadi sejak awal tahun setelah diterjang banjir, yang memporak-porandakan Curug Parigi,” ungkap Bono ketua Pemuda setempat kepada Cendana News, Minggu (1/8/2021).

Bono mengakui kondisi kekinian, semua spot berswafoto di Curug Parigi, yang dulu dibangun secara swadaya oleh pemuda Karang Taruna, hancur diterjang banjir dan sampai sekarang dibiarkan begitu saja belum diperbaiki.

Saat ini, jelas dia pengunjung hanya warga sekitar Cikiwul, mereka hanya datang untuk menikmati suasana alam dengan mancing di Kali Cileungsi atau hanya sekedar duduk dibangku yang masih tersisa dari terjangan banjir di bawah rerindangan pohon bambu.

Menurut Bono, lokasi wisata Curug Parigi Cikiwul bisa dikatakan bubar, karena pengunjungnya pun tidak ada lagi, turun drastis pasca banjir awal tahun lalu dan spot-spot yang dibangun tidak diperbaiki lagi.

“Mau dibangun bagaimana, kondisi sulit begini di tengah pandemi. Sementara pejabat yang datang berjanji memberi bantuan hanya datang berswafoto, terkesan hanya cari panggung saja,” jelas Bono.

Lebih lanjut Bono menggambarkan kondisi jalur menuju Curug Parigi saat ini banyak tergerus oleh air. Meski diperbaiki maka akan kembali rusak jika diterjang banjir.

Pantauan Cendana News, di lokasi tidak ada lagi warga berjualan di setiap akhir pekan. Suasananya sepi, hanya ada mereka yang mancing atau sekedar nonkrong menikmati suasana alat di tepi jalu sungai Cileungsi.

“Sekarang sepi, tidak ada lagi pengujung seperti dulu. Tahun lalu, setiap akhir pekan pasti ramai pengunjung dari berbagai tempat bahkan sampai ada hiburan orgen tunggal di lokasi Curug Parigi ini,” jelas warga bernama Nugroho.

Dia mengaku hanya menikmati suasana alam ditepi sungai karena tempatnya masih alami jauh dari kebisingan. Sekarang, pengunjung sepi paling yang ke lokasi hanya mereka yang mancing. Ia pun menyayangkan jika lokasi itu dibiarkan begitu saja, dengan minimnya lokasi wisata alam di wilayah Kota Bekasi.

Lihat juga...