Hobi Mendalang, Siswa SD di Bekasi Sabet Juara Nasional

BEKASI — Pasya Ramadhan, bocah 12 tahun  masih duduk di bangku kelas VI Sekolah Dasar di  Mustikasari, Mustikajaya, sudah menjadi dalang cilik. Tak tanggung-tanggung ia pun menyabet juara nasional wayang golek Betawi yang digelar Persatuan Pedalangan Indonesia Pusat (PPIP).

Bocah Betawi, asal Kota Bekasi, Jawa Barat ini, berhasil menjadi penyaji lakon terbaik tingkat nasional dalam Festival Dalang Bocah 2020 yang digelar secara virtual dengan menyisihkan sejumlah peserta lainnya. Wayang golek bagi Pasya bukan hal baru dan telah disukainya sejak masih umur dua tahun.

“Saya hobi dalang sejak kecil, mungkin dari umur dua tahun, dan selama ini kerap tampil di Kota Tua untuk wayang golek Betawi dengan beragam lakon yang dibawakan, tapi sebelum ada pandemi. Jika tidak terbiasa tentunya susah,” ucap Pasya kepada Cendana News, ditemui di wilayah Bantargebang, Kamis (26/8/2021).

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, mungkin cocok dikatakan kepada Pasya. Ia adalah anak dari dalang Sukarlana, satu-satunya pemilik sanggar dalang Betawi di Kota Bekasi yang sekarang mulai langka. Sehingga tak heran jika, Pasya memiliki hobi wayang golek Betawi sejak anak-anak. Tapi sekarang Pasya mengaku selain wayang juga hanya hobi main game  di waktu senggang.

Menurut Pasya, ada kesulitan sendiri saat bermain wayang golek Betawi, harus menguasai teknik khusus seperti sabetannya pas berantem agar sesuai irama dan omongan lakonnya. Tapi, sekarang sudah terbiasa, disesuaikan dengan golek agar lebih ringan.

“Main wayang golek Betawi itu gampang gampang susah, karena harus pas sabetnya saat berantem harus ada teknik khusus yang namanya kekawen, ngomong tapi ada iramanya atau ngomong berima Betawi,” jelas Pasya mengaku ingin meneruskan Bapak, sebagai dalang.

Pasya mengaku cerita dan banyolan saat tampil dengan wayang golek Betawi mengalir begitu saja. Tidak ada latihan khusus, karena sudah terbiasa, sejak kecil telah dibawa tampil oleh sang Bapak menjadikannya menyukai dalang.

Sementara Ki Dalang Sukarlana, mengakui jika Pasya memiliki bakat tersendiri menjadi dalang wayang golek Betawi. Karena ini adalah warisan budaya yang turun temurun, yang masih dilestarikan di Kota Bekasi, bahkan tampil di berbagai wilayah Jabodetabek.

“Generasi kami turun temurun sudah menjadi dalang wayang golek Betawi. Saya saja keturunan ketiga dari Ki Blentet, dalang wayang golek Betawi kesohor di masa lampau. Tapi sekarang banyak wayang golek sudah saya modernisasi menyesuaikan dengan kondisi zaman,” jelasnya.

Lihat juga...