Kadin Bekasi Minta Kelonggaran Bagi UMKM di Masa PPKM

Editor: Koko Triarko

Aji Ali Sabana, Wakil Ketua Bidang Koperasi dan UMKM Kadin Kota Bekasi, Selasa (3/8/2021). –Foto: M Amin

BEKASI – Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta agar pelaku usaha bisa diberi kelonggaran oleh pemerintah daerah setempat, sehubungan dengan perpanjangan PPKM Level 4 yang telah resmi diumumkan hingga 9 Agutus ini.

Hal lainnya, kata Aji Ali Sabana, selaku  Wakil Ketua Kadin bidang Koperasi dan UMKM, juga mendesak pemerintah, khususnya OJK, dapat memperpanjang relaksasi kredit keuangan perbankan dan nonbank bagi UMKM dengan pinjaman di bawah Rp10 miliar sampai 2023, karena recovery perlu napas panjang.

“Pelaku usaha dengan adanya perpanjangan PPKM Level 4 ini, meminta kepada Pemkot Bekasi untuk diberikan kelonggaran operasional usaha, semua sektor usaha mengalami nasib naas, makin terpuruk,” ungkap Aji kepada Cendana News, Selasa (3/8/2021).

Dikatakan, bahwa usaha mamin, warung makan restoran, hotel, pengelolaan gedung pertemuan, pedagang kaki lima, dan mall saat ini kondisinya sangat terpuruk sejak penerapan PPKM Darurat hingga level 4 ini.

Menurut Ketua SDC UMKM Kota Bekasi ini, tentu tetap mendukung upaya pemerintah dalam memperpanjang PPKM Level 4  dalam percepatan pemutusan mata rantai pandemi Covid-19, dan juga program vaksinasi harus terus diedukasi ke masyarakat, sehingga semuanya memahami akan pentingnya hal ini.

“Hemat saya, PPKM lebih pada sektor mikro itu lebih tepat,” jelas Aji, yang mengaku sampai pagi ini belum ada informasi apapun dari Pemkot Bekasi, terkait mekanisme baru terhadap pelaku usaha menyikapi perpanjangan PPKM Level 4 tersebut.

Aji menduga, kemungkin kebijakan normatifnya masih pada kebijakan sebelumnya, walaupun dalam pidato presiden menyebutkan diatur sesuai kondisi daerah.

“Kutipan pidato terakhir ini harus di imak oleh daerah,” jelasnya.

Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Rahmat Effendi, hingga kemarin mengklaim Covid-19 di wilayahnya sudah melandai alias mulai menurun dari yang sebelumnya. Bahkan, ia menyebut Kota Bekasi saat ini bisa dikategorikan masuk level 2 PPKM Darurat.

“Level 2 PPKM Darurat untuk wilayah Kota Bekasi, wajar, kalau level 4 seolah-olah kita enggak bergerak,” kata Pepen, sapaan akrabnya di Stadion Patriot Chandrabaga.

Dikatakan, bahwa sesuai data kasus aktif positif Covid-19 di Kota Bekasi saat ini sudah mulai turun dari waktu ke waktu. Bahkan, untuk angka kematian menurun, sudah 1,2 persen.

Menurutnya, kondisi di Kota Bekasi sudah bisa dikatakan kategori hijau dengan total kesembuhan 9,4 persen.

“Kasus aktifnya juga menurun, level dua itu sudah wajar, gitu,” kata Pepen, berharap warga Kota Bekasi harus tetap waspada terhadap virus yang sedang menyerang ini.

Lihat juga...