Kak Seto: Pak Harto Sangat Peduli Pendidikan Anak

Editor: Koko Triarko

Pemerhati anak Seto Mulyadi atau Kak Seto, pada acara webinar tentang pendidikan anak yang diikuti Cendana News, Kamis (4/2/2021). -Foto: Sri Sugiarti

JAKARTA – Pemerhati anak,  Seto Mulyadi, berkisah kenangan dirinya bersama Presiden ke-2 RI, Jenderal Besar, HM Soeharto. Menurutnya, Pak Harto adalah sosok pemimpin yang ramah dan rendah hati, serta sangat perhatian pada dunia pendidikan, utamanya juga perhatian kepada anak-anak Indonesia. Bahkan, Pak Harto adalah pemimpin bangsa yang mencanangkan Hari Anak Nasional.

“Beliau satu-satunya presiden yang selalu hadir pada perayaan Hari Anak Nasional. Dalam kegiatan itu, beliau selalu tatap muka dengan anak-anak dan berpesan agar selalu gembira, percaya diri dan rajin belajar,” ujar Seto, kepada Cendana News, saat dihubungi Selasa (31/8/2021).

Dengan senyumnya yang khas, menurutnya Pak Harto selalu menumbuhkan rasa percaya diri pada setiap anak yang diajak bicara tentang berbagai hal, termasuk ilmu pengetahuan. Sebagai putra seorang petani di pedesaan, Pak Harto dapat membuktikan bisa mencapai karir yang tinggi.

Semua itu berkat usaha keras Pak Harto yang rajin belajar dan pantang menyerah. Dalam pesannya kepada anak-anak Indonesia, Pak Harto selalu memotivasi dengan ucapan santunnya.

“Jadi tidak usah terlalu, saya anak cerdas, saya nggak cerdas. Pokoknya kalau semua belajar rajin dan bekerja keras, tidak mudah mengeluh, pasti sukses dan unggul di bidangnya. Itulah yang selalu dimotivasikan Pak Harto kepada anak-anak,”  ujar Kak Seto, menirukan ucapan Pak Harto bercengkerama dengan anak-anak pada perayaan Hari Anak Nasional, kala itu.

Menurutnya, saat berbincang dengan anak-anak itu Pak Harto tak henti menebar senyum khasnya. Menjadikan suasana makin hangat, karena pancaran sikap kebapakan dan wibawanya selalu menyentuh hati. Sehingga, keharmonisan tercipta menjadikan hati terasa nyaman berdekatan dengan Pak Harto.

Bahkan, Kak Seto mengaku senyum khas Pak Harto menjadi pijakan dirinya dalam menjalani kehidupan. Pak Harto dijuluki ‘The Smilling General’ dan dikagumi oleh semua negara atas sikap ramahnya.

Hingga kemudian Kak Seto menirukannya untuk selalu menebar senyum pada siapapun.

“Jadi, saya ini juga smilling brother (kakak yang senang tersenyum). Jadi itulah motto saya dan Pak Harto, tokoh The Smalling yang saya tiru. Untuk anal-anak, saya harusnya memang selalu tersenyum. Ini sesuai pesan Pak Harto, anak-anak harus tetap gembira,” ujar Seto Mulyadi, psikolog anak lulusan Fakultas Psikolog Universitas Indonesia (UI).

Dengan hati gembira, menurutnya, anak-anak menjadi lebih sehat. “Pesan Pak Harto agar selalu gembira, itu jadi motto hidup saya untuk menyayangi anak-anak Indonesia. Bahkan, kemudian pesan itu saya jadikan resep gembira untuk lebih sehat dan mungkin awet muda,” ujar pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, pada 70 tahun silam itu.

Bagi Kak Seto, resep gembira yang dijadikan motto hidupnya  mengandung arti pada setiap hurufnya. Yakni, G itu gerak, E itu emosi cerdas, M berarti makan dan minum teratur dan sehat, B itu berdoa atau beribadah dan bersyukur, sedangkan huruf I adalah  istirahat dan huruf R bermakna rukun dalam keluarga dan huruf A berarti tetap aktif berkarya.

“Itu motto gembira saya, yang sebenarnya karena saya menjalani pesan Pak Harto untuk selalu gembira, dan selalu bisa membuat anak-anak Indonesia gembira dengan aktivitas menyenangkan,”  imbuhnya.

Kesan mendalam lainnya yang tak pernah dilupakan Kak Seto, yakni saat dirinya diundang untuk mendongeng di rumah Pak Harto  di Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat.

“Nah, ketika saya tiba di rumah Cendana,  yang membuka pintunya itu Pak Harto, mempersilakan saya masuk, sambutannya sangat ramah dan rendah hati. Padahal, siapalah saya ini?” ujar ayah empat anak ini.

Kak Seto mengatakan, ketika dirinya menghibur cucunya dengan mendongeng, tiba-tibaPak Harto datang ke ruangan itu. Sontak Kak Seto pun mundur melangkahkan kaki. Namun, ternyata Pak Harto dengan sikap santun, sangat bijak dan kebapakan.

“Beliau (Pak Harto) bilang gini, nggak De, terus-teruskan saja mendongengnya. Ya Allah, saya terkesan sekali.  Pantas saja Pak Harto sangat dikagumi bukan hanya di Indonesia, tapi juga dunia. Ya karena sikap ramah, rendah hati dan senyum khasnya itu,” urainya.

Dalam doanya, Kak Seto berharap semoga almarhum Pak Harto dan almarhumah Ibu Tien Soeharto mendapatkan tempat terindah di sisi Allah SWT.

“Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto menjadi  inspirasi bagi anak Indonesia untuk punya rasa kebanggaan pada bangsanya. Sikap  nasionalisme, etika, dan estika diharapkan generasi muda bisa meneladani beliau. Dan, semoga beliau berdua ditempatkan di Surga terbaik Allah SWT,” tutupnya.

Lihat juga...