Kasus Positif Turun, RS di Situbondo Layani Pasien Non-Corona

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SITUBONDO – Masuk dalam wilayah angka penurunan paparan kasus Covid-19, aktivitas ruang publik di Situbondo secara perlahan mulai dibuka. Hal ini juga membuat beberapa rumah sakit (RS) mulai membuka fasilitas perawatan bagi pasien rawat inap umum.

Plt. Direktur RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, dr. Roekmy Prambarin mengatakan, kasus paparan Covid-19 kini mulai menurun secara signifikan. Tentu beberapa ruangan sudah mulai kosong untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) sudah bisa menerima pasien rawat inap non-Covid-19. Sudah beberapa hari yang lalu,” ujar Plt. Direktur RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, dr. Roekmy Prambarin, di ruang kerja RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, di Kelurahan Patokan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Jumat (27/8/2021).

Roekmy mengaku, berkurangnya pasien Covid-19 memang mengurangi penggunaan ruangan rawat inap yang tersedia. Beberapa ruangan yang sudah kosong, juga sudah dilakukan sterilisasi untuk beberapa waktu, sehingga bisa digunakan untuk pasien non-Covid-19.

“Ruangan yang sudah disterilisasi bertujuan untuk menerima pasien lain yang bukan termasuk pasien Covid-19. Hanya ada dua ruangan yang masih digunakan untuk pasien Covid-19,” ucapnya.

Ruangan yang masih digunakan untuk merawat pasien Covid-19, Roekmy menyebutkan, Ruangan Tulip dan Ruangan Wijaya Kusuma. Sedangkan ruangan yang sudah dialihkan untuk non Covid-19 di antaranya Ruangan Nusa Indah, Dahlia, dan Teratai.

“Sampai saat ini jumlah pasien Covid-19 yang masih dirawat berjumlah 20 orang. Hanya ada beberapa pasien yang masih dalam kondisi sedikit parah. Karena pasien yang sudah parah baru dilarikan ke rumah sakit. Surat Keputusan (SK) perawatan di RSUD Abdoer Rahem sudah kembali seperti biasa,” tandasnya.

Secara terpisah, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengatakan, penurunan kasus positif Covid-19 menandakan, wilayah Situbondo masuk dalam kategori zona kuning. Selain itu, ia menyampaikan, kasus di Situbondo saat ini merupakan kasus terendah nomor dua se-Jawa Timur.

Bupati Situbondo, Karna Suswandi, ditemui awak media di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, Jumat (27/8/2021).- Foto: Iwan Feri Yanto

“Bersyukur kita saat ini sudah berada dalam zona kuning. Namun kita semua tetap harus berhati-hati, agar kasus di Situbondo tidak kembali meningkat ke depan,” ucapnya.

Lihat juga...