Koperasi Berkah Damandiri Desa Pesantunan Segera Terapkan Teknologi Digital 

Editor: Koko Triarko

BREBES – Koperasi Berkah Damandiri yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri di Desa Pesantunan, Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, dalam waktu dekat ini akan segera memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan unit usaha simpan pinjam Modal Kita. 

Teknologi berupa sistem laporan keuangan digital ini diharapkan akan lebih mempermudah kerja pengelola koperasi, yang pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh nasabah maupun anggota.

Manajer Umum Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan, Slamet Abdurokhman, menyebut saat ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak, baik Koperasi Sekunder Bangun Sejahtera Mandiri (KBSM) selaku holding Yayasan Damandiri di bidang finance, maupun dengan salah satu operator lokal.

“Penggunaan sistem baru ini rencananya akan diterapkan secepatnya. Sehingga akan mengubah sistem laporan keuangan koperasi yang semula masih offline menjadi online,” ungkapnya belum lama ini.

Menurut Slamet, penerapan sistem berbasis online dilakukan sesuai arahan Yayasan Damandiri, melalui Koperasi Sekunder Bangun Sejahtera Mandiri, yang menginginkan seluruh laporan keuangan koperasi di setiap Desa Cerdas Mandiri Lestari di berbagai daerah dapat terhubung dalam satu sistem.

“Yang jelas dengan sistem baru ini, kerja pengelolaan koperasi akan lebih mudah. Tidak ribet seperti sebelum-sebelumnya. Karena kita tidak perlu lagi membuat dan mengirim laporan keuangan rutin setiap bulan ke pihak KBSM. Sebab, seluruhnya telah terhubung secara online atau real-time. Jadi, akan lebih efisien,” ungkapnya.

Sejak ditetapkan sebagai desa binaan pada 2018, Yayasan Damandiri melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), aktif melakukan berbagai upaya pemberdayaan ekonomi bagi warga desa Pesantunan. Salah satunya dengan membentuk koperasi Berkah Damandiri ,serta unit usaha simpan pinjam Modal Kita.

Selama 3 tahun lebih berjalan, Yayasan Damandiri telah memberikan bantuan pinjaman modal usaha senilai Rp2,5 miliar kepada Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan. Pinjaman ini secara rutin disalurkan pihak koperasi kepada warga desa yang membutuhkan modal untuk memulai usaha. Hingga pertengahan 2021, total dana yang telah bergulir di masyarakat bahkan tercatat telah mencapai Rp4,5 miliar.

Lihat juga...