Koperasi Harus Beradaptasi Agar Mampu Bersaing

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Ketua Kampus STIE Tri Bhakti Kota Bekasi, Jawa Barat, Widiayatmoko mengatakan, Koperasi harus mampu beradaptasi untuk mengikuti perkembangan teknologi, agar mampu bersaing di dunia bisnis. Salah satunya dengan memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

“Apabila tata kelola bisa dilakukan profesional maka koperasi itu nanti akan mampu bersaing dengan dunia bisnis. Harus meninggalkan tata kelola yang konvensional, beralih ke modernisasi,” ungkap Widiayatmoko kepada Cendana News, Selasa (24/8/2021).

Di bidang ritel misalnya, koperasi dan pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan platform e-commerce atau mengembangkan platform marketplace untuk memperkuat penetrasi pasar.

Koperasi harus meninggalkan tata kelola yang konvensional, dan harus berubah ke tata kelola modern, karena diketahui lingkungan sekarang berubah apalagi dengan peristiwa covid-19 yang dulu orang berjualan secara off line kini beralih online. Kemudian PPKM memaksa semua harus berbenah untuk menyesuaikan diri dengan situasi.

Sementara itu, Yati Arief Ketua Bidang organisasi keanggotaan Dekopinda Kota Bekasi, mengatakan bahwa Dekopin terus memacu agar koperasi bisa bersaing secara modern. Menurutnya di Kota Bekasi jumlah koperasi lumayan banyak. Tapi hanya beberapa saja yang aktif.

“Kunci pengelolaan koperasi harus ada wawasan organisasi yang banyak. Karena harus menggerakkan orang banyak, bukan modal banyak,” tandas Yati.

Dekopinda saat ini jelas Yati, terus melakukan pembimbingan dengan mengarahkan di era digital. Karena masih banyak koperasi dikelola oleh generasi senior dan pemahaman akan teknologi masih minim.

“Melalui kerjasama dengan STIE Tri Bhakti adalah bentuk transformasi bidang digital. Kedepan mahasiswa bisa melakukan magang di koperasi. Sebaliknya pihak koperasi bisa juga belajar di kampus,” pungkasnya.

Lihat juga...