Mal Pelayanan Publik Banyumas Mulai Buka Layanan Tatap Muka

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Banyumas mulai membuka layanan tatap muka, setelah Banyumas turun level menjadi level 3 dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hanya saja, kuota pelayanan masih dibatasi dan masyarakat bisa mem-booking pelayanan loket yang dituju melalui aplikasi Mas Basid (Banyumas Bebas Covid-19).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf, mengatakan dibukanya kembali layanan tatap muka di MPP diharapkan akan mempermudah dan mempercepat semua proses perizinan, termasuk investasi. Sebab, meskipun selama tutup MPP tetap memberikan pelayanan secara daring, namun terkadang ada beberapa persyaratan yang penyerahan berkasnya harus secara langsung.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf, di kantornya, Selasa (31/8/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

“Sistem online ini kan belum semuanya tercakup dan terhubung, sehingga tetap dibutuhkan pelayanan tatap muka. Apalagi, seringkali masyarakat juga membutuhkan konsultasi dengan petugas pelayanan,” katanya, Selasa (31/8/2021).

Mengingat pelayanan tatap muka maish dibatasi, maka pengunjung diminta untuk mem-booking pelayanan loket terlebih dahulu pada H-1, untuk meminimalkan potensi kerumunan.

Terkait persiapan sebelum dibukanya  pelayanan tatap muka tersebut, Amrin menjelaskan pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan di area kantor MPP. Seluruh perlengkapan kantor yang ada di MPP, seperti meja pelayanan, kursi, hingga jendela dan lainnya juga sudah dibersihkan menggunakan cairan disinfektan.

“Penyemprotan disinfektan ini sebenarnya sudah rutin dilakukan MPP sejak pandemi Covid-19. Bahkan, saat MPP menutup pelayanan tatap muka, tetap dilakukan penyemprotan disinfentan secara berkala, yaitu dua minggu sekali. Hal tersebut demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung,” terangnya.

Dan, saat sudah mulai dibuka pelayanan tatap muka, maka pembersihan dan penyemprotan disinfentan akan dilakukan setiap hari. Sebagai tempat pelayanan publik, lanjutnya, MPP bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan sterilisasi lokasi pelayanan publik.

“Nanti kita juga akan lakukan tes antigen secara acak, baik kepada pengunjung maupun petugas di MPP,” ucapnya.

Sementara itu, sejak dibuka pelayanan tatap muka, salah satu stan yang banyak dikunjungi masyarakat adalah stan pembuatan paspor. Salah satu pengunjung, Muamar, warga Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, mengatakan ia sedang melengkapi berkas untuk pembuatan paspor. Ia bermaksud hendak ke Korea Selatan karena banyak lowongan pekerjaan di sana.

“Mau ke Korea Selatan, sekarang sedang melengkapi berkas, kemarin waktu hanya dibuka pelayanan online, terus terang masih banyak yang bingung, jadi tunggu buka pelayanan tatap muka baru ke sini, karena ada beberapa hal yang perlu ditanyakan ke petugas,” kata Muamar.

Lihat juga...