Menuju Manufakturing Massal Vaksin Merah Putih, Biotis Terima Sertifikat CPOB

Koordinator Produk Riset COVID-19 Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, M.Si.  - foto Ant
SURABAYA – Peneliti dari Universitas Airlangga Surabaya, bersyukur perusahaan farmasi yang bertanggung jawab untuk proses manufakturing massal Vaksin Merah Putih, PT Biotis, sudah menerima sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Koordinator Produk Riset COVID-19 Universitas Airlangga, Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih mengatakan, sertifikat CPOB merupakan bukti, bahwa PT Biotis telah melalui dan memenuhi standar asesmen sebagai perusahaan farmasi yang dapat memproduksi vaksin COVID-19. “BPOM sudah memberikan sertifikat CPOB, artinya sudah diakui bahwa PT Biotis itu nanti mampu memproduksi massal Vaksin Merah Putih, yang risetnya dilakukan oleh para peneliti Unair,” ujarnya, Kamis (19/8/2021).

Asesmen adalah, penilaian kelayakan dan standardisasi produksi dari sisi keamanan, yakni proses produksi industri harus memenuhi GMP (good manufactoring product). “Jadi standar internasional sudah dipenuhi dan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti vaksinnya sudah selesai uji klinis, ya langsung diproduksi oleh PT Biotis, kami sebagai peneliti siap jalan saja,” tambah Prof. Nyoman.

Lihat juga...