Nelayan di Situbondo Melaut Sore Hari Hindari Angin Kencang

Editor: Koko Triarko

SITUBONDO – Nelayan pesisir Pantai Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, kini kembali aktif mencari ikan di laut setelah beberapa minggu sebelumnya tak bisa melaut karena kendala cuaca.

Totok, nelayan Pesisir Tengan, Desa Kliensari, Panarukan, mengatakan, para nelayan kembali aktif mencari ikan karena cuaca yang sudah mendukung.

“Beberapa minggu sebelumnya, kami istirahat untuk tidak mencari ikan karena kendala cuaca angin, serta keadaan bulan yang terang,” ujar Totok, di Pesisir Tengan, Senin(30/8/2021).

Namun demikian, menurut Totok aktivitas nelayan masih acapkali terkendala angin kecang. “Bila kondisi angin kencang, kami juga tidak berani mengambil risiko,” ucapnya.

Totok, saat ditemui Cendana News di Desa Kliensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, Senin (30/8/2021). –Foto: Iwan Feriyanto

Totok menambahkan, kendala lain yakni faktor bulan di malam hari yang terang, sehingga ikan akan sulit didapatkan.

“Kami aktif mencari ikan dari empat hari yang lalu. Namun, ikan yang didapatkan masih sedikit,” tandasnya.

Totok menambahkan, nelayan lebih sering berangkat sore hari, karena keadaan angin lebih landai, daripada di waktu malam hari. “Kita saat ini lebih sering berangkat pukul 02.00 WIB sore sampai nanti pukul 11.00 WIB malam baru kembali ke darat. Karena, angin di malam hari saat ini lebih kencang, sehingga tidak memungkinkan untuk pergi mencari ikan,” jelasnya.

Toniman Efendi, warga sekitar, mengatakan, aktivitas nelayan mencari ikan pada saat ini masih belum menemukan titik lokasi yang menjadi sasaran. Sebagian besar masih menyusuri situasi laut yang potensial sebagai tempat berkumpulnya ikan di laut.

“Kita nyebar di tengah laut untuk mencari titik berkumpulnya ikan. Di antara kami yang bisa menemukan lebih dahulu, biasanya saling memberitahu,” ucapnya.

Lihat juga...