Orangtua Diminta tak Menunda Pemberian Imunisasi Bayi

Editor: Makmun Hidayat

BANDUNG — Selama masa pandemi Covid-19, tidak sedikit orangtua yang memilih menunda pemberian imunisasi bagi bayi mereka, lantaran khawatir terpapar virus ketika berada di fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes).

Menurut Bidan Farida Haryanti, yang memiliki rumah praktik di Paledang, Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, selama protokol kesehatan bisa diterapkan, sebaiknya orangtua tidak menunda pelaksanaan imunisasi bagi bayi mereka.

“Justru kalau melewatkan imunisasi, anak dikhawatirkan menjadi rentan tertular penyakit. Selain itu, anak-anak juga berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi yang berbahaya dan bisa menyebabkan kecacatan, bahkan kematian,” kata Farida, Jumat (6/8/2021).

Imunisasi akan membantu sistem imun anak memproduksi antibodi khusus untuk melawan beragam penyakit infeksi berbahaya yang mengancam anak-anak, seperti hepatitis B, difteri, dan polio.

“Sekali lagi saya imbau agar tidak menunda-nunda pemberian imunisasi bagi bayi. Kalau mau lebih aman, buat janjian dulu dengan petugas Fasyankes, agar tidak perlu menunggu. Dan pastikan prokes dijalankan,” jelas Farida.

Lebih lanjut Bidan Farida mengatakan, bahwa orangtua bisa menunda pemberian imunisasi anak, jika si anak pernah mengalami reaksi alergi akibat imunisasi.

“Namun ini juga perlu untuk dikonsultasikan dengan dokter sebelum membuat jadwal ulang untuk imunisasi,” ucapnya.

Di samping itu, ketika anak sedang mengalami demam tinggi, yaitu lebih dari 38,3 derajat Celcius, orangtua juga bisa menunda jadwal imunisasi.

“Demam tinggi dapat membuat dokter kesulitan mendeteksi jika terjadi reaksi tertentu setelah anak diimunisasi,” papar Bidan Farida.

Lihat juga...