Pelaksanaan PPKM Berdampak pada Pendapatan Ribuan Buruh di Yogyakarta

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Yogyakarta sejak beberapa waktu terakhir diketahui mengakibatkan ribuan buruh mengalami penurunan penghasilan, bahkan sebagian di antaranya harus dirumahkan.

Hal itu terjadi karena sejumlah perusahaan diminta untuk melaksanakan pengaturan jadwal masuk secara bergiliran selama pelaksanaan PPKM Darurat maupun PPKM Level IV, yang secara langsung mengurangi jam kerja para buruh.

Serikat Pekerja Nasional DIY, sebagai salah satu wadah atau naungan para buruh di Yogyakarta menyebutkan, sedikitnya 3.300 buruh yang terdampak pandemi dan pemberlakuan PPKM Level IV. Mereka tersebar di 7 perusahaan yakni 2 di Bantul, 1 di kota Yogyakarta dan 4 di Sleman.

“Ya tentu adanya pandemi dan pelaksanaan PPKM ini berdampak sekali pada buruh. Karena dengan adanya on-off jam kerja tentu mengakibatkan pendapatan para buruh anggota Serikat Pekerja Nasional menjadi berkurang,” kata ketua SPN DIY Abu Taukit di sela acara penyaluran bantuan sembako dari Polda DIY di kawasan industri Banyakan Sitimulyo Piyungan, Bantul, Selasa (24/08/2021).

Karena itu, Abu menyebut adanya bantuan dari berbagai pihak akan sangat membantu para buruh yang terdampak pandemi, maupun pelaksanaan PPKM Level IV saat ini. Yakni dalam meringankan beban para buruh dalam menghadapi situasi dan kondisi sulit di tengah pandemi.

Panit A Subdit IV Ditintelkam Polda DIY, Ipda Sumawan Isnuworo (tengah) dan ketua Serikat Pekerja Nasional DIY Abu Taukit (kiri) Selasa (24/08/2021). Foto: Jatmika H Kusmargana

Sementara itu, melalui Subdit IV, Ditintelkam Polda DIY, melakukan kegiatan penyaluran bantuan sembako pada para buruh maupun masyarakat sekitar kawasan industri Banyakan Sitimulyo Piyungan, Bantul yang membutuhkan. Bantuan secara langsung diserahkan oleh Panit A Subdit IV Ditintelkam Polda DIY, Ipda Sumawan Isnuworo.

Sumawan berharap adanya bantuan ini dapat membantu para buruh maupun warga masyarakat lainnya yang terdampak pandemi, selama masa PPKM Level IV. Ia juga berharap agar para buruh dan semua pihak tegap senantiasa melaksanakan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi aktivitas di luar rumah, serta menghindari kerumunan.

“Kami juga berharap agar semua teman-teman saudara-saudara buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional bisa membantu pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” pungkasnya.

Lihat juga...