Persiapan PTM di Bekasi, Pelajar SMP Divaksin

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, saat ini tengah melakukan vaksinasi khusus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayahnya. Hal itu bertujuan untuk menciptakan herd immunity, menjelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) digelar.

“Pemkot Bekasi mulai menggelar vaksin untuk pelajar tingkat SMP. Targetnya mencapai 110.783 pelajar baik negeri ataupun swasta tingkat pertama. Saat ini masih tahap pertama digelar di berbagai sekolah,” kata Krisman Irwandi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, kepada Cendana News, Kamis (5/8/2021).

Krisman Irwandi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, dijumpai di Bekasi, Kamis (5/8/2021) – Foto: Muhammad Amin

Untuk pembelajaran tatap muka (PTM) tegasnya, dilaksanakan setelah vaksin tahap dua bagi seluruh pelajar SMP selesai. Tentunya dengan terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan guna melihat kondisi zona di masing-masing wilayah.

Menurutnya, untuk PTM semua sekolah di wilayah Kota Bekasi sudah siap, jika diperbolehkan untuk digelar. Disdik Kota Bekasi pun imbuhnya, telah meminta setiap sekolah membersihkan tempat setelah digunakan untuk program vaksinasi pelajar.

“Secara administrasi Kota Bekasi tentu sudah siap menggelar PTM. Hanya menunggu selesai vaksin tahap dua dan perkembangan kondisi zona di wilayah. Jika zona hijau, setelah selesai vaksin tahap dua selesai, maka akan dilakukan uji coba,” tegas Krisman.

Namun ia tidak bisa menyampaikan jadwal pasti, kapan pelaksanaan PTM di wilayahnya bisa dilaksanakan. Karena jelasnya, saat ini masih terus melakukan penyisiran bagi pelajar tingkat SMP/MTS baik negeri atau swasta untuk mengikuti vaksinasi.

Krisman berharap, wali murid yang anaknya sudah usia 12-17 tahun di Kota Bekasi bisa membantu menyukseskan program vaksin bagi pelajar ini. Caranya dengan mengedukasi anaknya agar mau divaksin di sekolah sesuai jadwal yang ditentukan hingga beberapa hari ke depan.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan, bahwa vaksinasi khusus pelajar tingkat SMP/MTS baik negeri atau swasta digelar hingga 9 Agustus mendatang di setiap sekolah dengan rayonisasi, yaitu dalam satu kecamatan/kelurahan ditentukan dua sampai tiga titik sekolah.

“Satu titik vaksinasi melayani pelajar dari beberapa sekolah sekaligus,” tegasnya.

Ia pun mengajak semuanya untuk membangun optimisme dan mendukung program vaksinasi pemerintah. Karena jelasnya, program ini merupakan salah satu harapan di tengah kesulitan untuk melanjutkan kehidupan.

“Yang harus kita lakukan adalah selalu berikhtiar dan bertawakal. Dan, vaksinasi itu adalah salah satu ikhtiar pemerintah, ikhtiar kita,” jelasnya.

Diketahui, saat ini progres pelaksanaan vaksinasi di Kota Bekasi dipersentasekan sebanyak 22.28 persen telah mendapatkan dosis pertama, dan 8.05 persen telah mendapatkan dosis kedua dari jumlah target 2.016.000 jiwa divaksin.

Dirinci, target sasaran vaksin tahap 1 kepada 14.048 tenaga kesehatan, tahap kedua bagi 156.149 lansia, 114.794 petugas publik, tahap ketiga bagi 1.485.138 masyarakat rentan dan umum, serta bagi 245.877 remaja.

Lihat juga...