Pertamina Siap Mengebor 661 Sumur di Blok Rokan Riau

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, bersiap mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/4/2021) - Foto Ant
JAKARTA – PT Pertamina (Persero), merencanakan pengeboran 661 sumur minyak di Blok Rokan, Provinsi Riau. Hal itu, sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah, untuk mencapai target produksi minyak mentah 1 juta barel per hari pada 2030.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, tahun ini akan dilakukan pengeboran 161 sumur hingga akhir 2021. Kemudian dilanjutkan mengebor 500 sumur pada 2022. “Pertamina berkomitmen untuk mempertahankan produksi pascaalih kelola,” kata Nicke, dalam sambutan virtual Alih Kelola Wilayah Kerja Rokan yang dipantau di Jakarta, Senin (9/8/2021) dini hari.

Terhitung sejak pukul 00.01 WIB, 9 Agustus 2021, operasional Blok Rokan resmi beralih. Dari sebelumnya dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), menjadi dikelola PT Pertamina Hulu Rokan, yang merupakan anak usaha Pertamina. Perseroan akan mengelola wilayah kerja seluas 6.264 kilometer persegi dengan 10 lapangan utama, yakni Minas, Duri, Bangko, Bekasal, Balam South, Kotabatak, Petani, Pematang, Petapahan dan Peger.

Nicke menyebut, Pertamina telah menetapkan anggaran investasim guna mendorong produksi migas senilai lebih dari 2 juta dolar AS hingga 2025. Wilayah Blok Rokan, memiliki potensi tidak konvensional yang dapat menunjang peningkatan produksi migas nasional. Blok Rokan merupakan salah satu wilayah kerja strategi yang telah menghasilkan lebih dari 11 miliar barel minyak sejak 1951 hingga 2021. Pada akhir Juli 2021, rata-rata produksi wilayah kerja tersebut sekitar 160,5 ribu barel per-hari atau sekitar 24 persen dari produksi nasional dan 41 juta kaki kubik per hari untuk gas bumi. (Ant)

Lihat juga...