PN Tamiang Layang Batasi Jam Kerja Selama Dua Pekan

TAMIANG LAYANG – Pengadilan Negeri Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, melakukan pembatasan jam kerja pelayanan selama dua pekan ke depan karena delapan aparaturnya terpapar Covid-19.

“Delapan aparatur yang positif Covid-19 itu berdasarkan tes usap antigen dari pelacakan mandiri yang kami laksanakan,” kata Humas Pengadilan Negeri Tamiang Layang, Arief Heryogi, di Tamiang Layang, Kamis (5/8/2021).

Menurut dia, PN Tamiang Layang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dalam melakukan pelacakan mandiri dengan tes usap antigen yang dilaksanakan pada Rabu (4/8), sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Pelacakan mandiri dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan di bidang hukum yang bebas dari Covid-19, serta sebagai upaya untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Bartim.

“Akibat terpapar itu, pelayanan pada hari kerja akan dilakukan pembatasan waktu dan dalam pelayanan akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.

Arief mengatakan, selama dua pekan kedepan, jam pelayanan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) PN Tamiang Layang pada Senin – Jumat mulai pukul 09.00 WIB – 12.00 WIB. Pembatasan dilakukan selama dua pekan kedepan mulai tanggal 5 hingga 15 Agustus 2021.

“PN Tamiang Layang juga menunda persidangan selama dua pekan kedepan dengan waktu yang belum bisa ditentukan,” kata Arief.

Sedangkan untuk hari ini, lanjut dia, seluruh hakim dan pegawai diminta pulang karena Satgas Panganan Covid-19 melakukan penyemprotan desinfektan usai tes usap antigen ada hasilnya, dan yang terpapar Covid-19 diminta menginformasikan kepada pihak keluarga.

Dinas Kesehatan Bartim menyarankan agar hakim dan para pegawai yang positif Covid-19 melakukan isolasi mandiri, karena tidak ada gejala baik gejala sedang maupun berat. Jika ada gejala, maka diminta segera menghubungi pihak nomor dokter yang sudah diberikan sebelumnya.

“Kami mohon doanya semua rekan-rekan kami cepat sembuh dan pelayanan bisa berjalan maksimal seperti semula,” kata Arief. (Ant)

Lihat juga...