Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 43,9 Kilogram Ganja

Barang bukti ganja yang disita dari tangan tiga pengedar ganja di wilayah Bekasi dan Jakarta oleh jajaran Polda Metro Jaya, saat ditunjukan kepada media, Rabu (4/8/2021) - Foto Ant

JAKARTA – Polda Metro Jaya, berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 43,9 kilogram (kg). Ada tiga pengedar barang haram yang berhasil diamankan dalam perkara tersebut.

“Ini pengungkapan narkoba jenis ganja sebanyak 43,9 kilogram di dua tempat kejadian perkara (TKP),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/8/2021).

Pengungkapan pertama dilakukan di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 21 Juli 2021. Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap tersangka, MY dan MS. Kedua tersangka kini ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, untuk dilakukan pemeriksaan intensif. “Ini masih kita kembangkan lagi, karena ganja ini (jaringan) lintas pulau,” ujar Kombes Yusri Yunus.

Selanjutnya, Polda Metro Jaya kembali menangkap tersangka bandar ganja berinisial RR alias IDR, pada 29 Juli 2021. Penangkapan dilakukan di daerah Gambir, Jakarta Pusat. Polisi kemudian memeriksa tersangka RR secara intensif dan diperoleh pengakuan, dirinya hanyalah suruhan dari seseorang yang berstatus narapidana. “IDR atau RR ini menyampaikan, dia adalah suruhan seseorang yang sekarang menjadi napi di salah satu lembaga pemasyarakatan di Jawa Barat,” kata Yusri.

Atas keterangan tersebut Polda Metro Jaya memberangkatkan tim penyidik untuk memeriksa narapidana yang bersangkutan. Atas perbuatannya, ketiga tersangka ini dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal hukuman mati. (Ant)

 

Lihat juga...