Posko Penyekatan PPKM di Jambi Dilengkapi Layanan Vaksinasi

Gubernur Jambi, Al Haris, saat meninjau posko penyekatan PPKM level IV di Kota Jambi, Senin (23/8/2021) - Foto Ant

JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, meminta posko-posko penyekatan di Kota Jambi, dilengkapi dengan layanan vaksinasi COVID-19.

“Kita minta, setiap titik penyekatan ada pemeriksaan rapid antigen dan vaksinasi COVID-19, orang yang tidak memiliki kartu vaksinasi langsung divaksin di posko penyekatan,” kata Gubernur Jambi, Al Haris, saat meninjau posko penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV di Kota Jambi, Senin (23/8/2021),

Dengan demikian, kegiatan penyekatan dalam rangka penerapan PPKM level IV di Kota Jambi dan kegiatan vaksinasi dapat berjalan sekaligus. Hal itu merupakan upaya percepatan vaksinasi COVID-19 di Kota Jambi.

Gubernur Jambi menargetkan, capaian vaksinasi hingga September 2021 di Kota Jambi adalah 70 persen. Meski tengah dilakukan penerapan PPKM level IV, kegiatan vaksinasi harus tetap berjalan. Karena dua kegiatan tersebut merupakan upaya yang harus dilakukan, untuk memutus rantai penularan COVID-19.

Al Haris menyebut, Satgas COVID-19 Provinsi Jambi melakukan percepatan vaksinasi, sesuai dengan kebutuhan dan urgensi di masing-masing daerah. Daerah dengan kepadatan penduduk tertinggi, menjadi prioritas dalam melakukan vaksinasi COVID-19. “Vaksinasi COVID-19 di seluruh kabupaten dan kota terus berjalan, namun daerah dengan kepadatan penduduk tertinggi menjadi prioritas, karena mobilitas di daerah itu tinggi,” kata Al Haris.

Penerapan PPKM level 4 di Kota Jambi, dilakukan karena mobilitas di Kota Jambi masih cukup tinggi. Begitu pula dengan kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Jambi yang masih cukup tinggi.

Dengan dilakukannya penerapan PPKM level 4, diharapkan dapat mengurangi mobilitas masyarakat, sehingga akan berdampak terhadap menurunnya jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Jambi. “Kita akui penerapan PPKM level 4 ini akan berdampak terhadap pergerakan perekonomian di Kota Jambi, namun ini harus dilakukan agar dapat menekan kasus COVID-19 di Kota Jambi yang cukup tinggi,” kata Al Haris.

Jika penularan COVID-19 sudah dapat dikendalikan, maka aktivitas perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan lebih efektif. Sehingga program percepatan pemulihan ekonomi di Kota Jambi akan lebih cepat dilakukan. (Ant)

Lihat juga...