PTM Terbatas di Bekasi Dimulai Awal September

Editor: Koko Triarko

Kepala Dinas pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, memberi keterangan terkiat pelaksanaan PTM terbatas yang digelar mulai besok, Senin (30/8/2021). –Foto: M Amin

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 420 / 6378/ Setda. TU, Tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, sebagai pedoman bagi satuan pendidikan (sekolah) melaksanakan PTM sesuai protokol kesehatan.

Salah satu isi surat edaran tersebut ditujukan bagi satuan pendidikan SMP/MTS, dapat dilaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas mulai 1 September 2021 dengan maksimal 50 persen, menjaga jarak 1,5 m, maksimal 18 peserta didik/rombongan belajar dan diutamakan bagi yang sudah divaksinasi usia 12 -17 tahun.

“Kita sudah menyusun petunjuk teknis pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kota Bekasi, ada di dalam SE yang sudah ditandatangani oleh Pak Wali,” kata Inayatullah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Senin (30/8/2021).

Di antaranya, poin yang tertuang didalam SE tersebut ialah:

  1. Kepala satuan pendidikan wajib mengisi untuk memperbarui daftar periksa pada laman data pokok pendidikan (dapodik) Kemendikbud dan education mangement informatiom system (Emisi) Kemenag
  2. Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dapat dilaksanakan melalui dua fase, yaitu masa transisi dan masa kebiasaan baru. Di masa transisi, PTM terbatas berlangsung selama dua bulan. Sedangkan, masa kebiaasaan terbaru, PTM terbatas dilakukan setelah masa transisi selesai
  3. Pendidik dan tenaga kependidikan yang belum divaksin Covid-19 disarankan untuk memberikan layanan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dari rumah
  4. Pemerintah daerah dapat memberhentikan PTM terbatas, jika ditemukan kasus konfirmasi Covid-19 di satuan pendidikan. Pemberhentian sementara dilakukan paling singkt 3×24 jam
  5. PTM terbatas harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan terpantau Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Camat, Lurah, dan Puskesmas setempat
  6. Satuan pendidikan SD/MI dan kesetaraan (paket A, B, dan C dapat dilaksanakan mulai 6 September 2021 dengan maksimal 50 persen, menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 peserta didik/ rombongan pelajar
  7. Satuan pendidikan TK/PAUD akan dilaksanakan mulai 20 September 2021, dengan maksimal 33 persen, menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta/romongan belajar
  8. Kegiatan belajar mengajar PTM terbatas dilaksanakan Senin – Jumat mulai pukul 07.00 – 12.00 WIB
  9. Satuan pendidikan yang akan melaksanakan PTM terbatas harus mengajukan proposal dan memenuhi persyaratan Protokol Kesehatan, baik saran dan prasarana
  10. Kepala satuan pendidikan yang akan melaksanakan pembelajaraan tatap muka terbatas harus berkoordinasi dengan Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, Babinsa, dan Bimaspol Setempat
  11. Kepala satuan pendidikan membentuk tim Satuan Tugas Gugus Covid-19
  12. Penetapan satuan pendidikan PAUD, SD, SMP yang akan melaksanakan PTM terbatas, ditetapkan oleh keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, sedangkan MI dan MTS oleh kepala kantor Kemenag Kota Bekasi.

Inay menambahkan, bahwa harus dipatuhi oleh murid, orang tua/wali murid dan manajemen sekolah adalah anak didik wajib diantar-jemput oleh orang tua/wali murid atau pihak yang bertanggung jawab untuk mengantar anak didik ke sekolah.

“Jadi, saat pulang sekolah anak didik tak berkumpul-kumpul di satu tempat, melainkan kembali ke rumah masing-masing. Pengawasan ini juga akan melibatkan personel Satpol PP hingga TNI dan Polri,” tambah Inayatullah.

Pemerintah daerah akan memberlakukan penutupan sementara, bila ditemukan sekolah yang terdapat kasus Covid-19. “Bila ditemukan kasus Covid-19 saat pembelajaran tatap muka, sekolah akan ditutup dan dilaksanakan belajar daring kembali,” ucapnya.

Hingga kini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi masih akan menyeleksi sekolah-sekolah yang diperbolehkan melakukan kegiatan PTM.

Lihat juga...