Rangers Melarang Fans Rasis Menyaksikan Pertandingannya Tanpa Batas Waktu

Ilustrasi. Rangers melarang fans mereka yang berprilaku rasis menyaksikan pertandingan klub tanpa batas waktu - Foto Ant
JAKARTA – Rangers, telah berhasil mengidentifikasi pendukungnya yang melakukan pelecehan rasis terhadap striker Celtic asal Jepang, Kyogo Furuhashi. Rangers, melarang mereka menonton semua pertandingan klub tersebut, tanpa batas waktu.

Sanksi tersebut diumumkan secara resmi oleh juara Liga Skotlandia itu, Senin (23/8/2021). Sebuah tayangan video pada Minggu (22/8/2021) menggambarkan, sekelompok fans dengan kostum Rangers melakukan perjalanan dengan bus dan terlihat menyanyikan lagu-lagu rasis, yang ditujukan ke Furuhashi, seraya membuat gerakan mata bernada melecehkan.

Video tersebut dilaporkan diambil, ketika para fans berada di Dingwall untuk menonton Rangers, yang memetik kemenangan pertandingan Liga Skotlandia dengan skors 4-2 di Ross County. “Rangers mengonfirmasi bahwa penyelidikan terkait video yang beredar di media sosial kemarin telah selesai. Orang-orang yang terlibat telah diidentifikasi dan akan dilarang tanpa batas waktu dari semua pertandingan Rangers,” kata pernyataan tersebut dikutip Reuters.

“Selanjutnya, RSC (Rangers Supporters Club) di mana mereka menjadi anggota dan melakukan perjalanan ke pertandingan, juga telah dilarang menerima tiket pertandingan mendatang,” tambahnya.

Sebelumnya, Minggu (22/8/2021), Celtic mengutuk pelecehan itu dan menyebutnya sebagai perbuatan memuakkan dan menyedihkan. “Sejumlah pemain Celtic dalam beberapa tahun terakhir mengalami pelecehan rasis serupa. Sebagai klub yang terbuka untuk semua, kami berdiri teguh melawan rasisme dalam segala bentuknya dan kami akan memberikan dukungan penuh kepada Kyogo. Semua pemangku kepentingan harus bekerja sama mengatasi semua itu sebagai bentuk kefanatikan,” kata klub tersebut dalam sebuah pernyataan. (Ant)

Lihat juga...