Sajian Garing dan Super Kriuk Uyen Bahan Talas Mbote

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Memiliki stok bahan pangan di sekitar pekarangan membuat kreasi kuliner bisa diolah. Salah satu kuliner kreasi berbahan talas mbote yang kerap dibuat berupa uyen.

Stevani, warga Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung menyebut camilan itu cukup mudah dibuat. Ia mengaku uyen jadi camilan tradisional di pulau Bangka tanah kelahirannya.

Rindu akan uyen, Stevani menyebut berkreasi membuat camilan berbahan talas atau keladi itu. Sebelumnya ia membuat olahan berbahan talas mbote menjadi orak arik. Varian olahan dari bahan pangan talas dibuat menjadi camilan uyen. Camilan uyen sebutnya merupakan nama lain dari bakwan talas. Sebagian menyebut uyen dengan bujan dan bola bola talas yang semakin lezat dinikmati dengan cocolan saus pedas.

Camilan uyen sebut Stevani seperti bakwan namun dibuat dari bahan utama talas. Meski memiliki banyak julukan, uyen sebutnya jadi alternatif untuk menikmati kuliner tradisional hasil kreasi kala akhir pekan. Bahan pembuatan uyen sebutnya berupa talas mbote, tepung terigu, tepung maizena, kacang tanah, garam, penyedap rasa, udang ebi. Bumbu halus dari merica, garam, bawang merah dan daging ikan tenggiri.

“Bahan utama talas mbote yang telah dikupas lalu dicuci bersih selanjutnya diserut memakai alat khusus, siapkan bumbu halus dengan cara menguleknya dari bawang merah, bawang putih, merica dan penyedap rasa, uleni memakai air hingga merata,” terang Stevani saat ditemui Cendana News, Sabtu (28/8/2021).

Proses mencampurkan semua bahan untuk pembuatan uyen super kriuk oleh Stevani di Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Sabtu (28/8/2021). -Foto Henk Widi

Proses pencampuran semua bahan sebut Stevani persis seperti pembuatan bakwan. Pencampuran bahan dilakukan secara perlahan agar serutan talas tidak hancur dan berair. Setelah semua adonan selesai dicampurkan, tahap selanjutnya membuat bola bola pipih atau bulat sesuai selera. Taburkan udang ebi sebagai penambah rasa atau bisa diganti dengan daging ikan tenggiri. Penambahan bahan sebutnya menambah kelezatan uyen kreasinya.

Membuat uyen sebutnya dilakukan dengan memakai minyak panas sedang. Adonan uyen yang digoreng sesekali harus diaduk memakai api sedang agar tidak gosong. Goreng adonan uyen hingga berubah menjadi warna kuning keemasan, garing. Habiskan semua adonan lalu tiriskan memakai peniris agar minyak menetes. Uyen yang digoreng garing akan memiliki tekstur garing dan renyah.

“Setelah ditiriskan semua uyen yang telah digoreng lalu sajikan dalam piring sembari menunggu pembuatan saus pedas dan sambal,” ulasnya.

Bahan saus uyen sebut Stevani dibuat dari cabai rawit merah, bawang putih, garam, gula dan air perasan jeruk nipis. Sebagai warga asal pulau Bangka yang menyukai kuliner dengan rasa pedas, asam ia menggunakan jeruk kunci. Bahan cabai merah keriting, bawang putih haluskan dengan blender. Masukkan semua bahan dalam panci berisi air, tambahkan garam, gula sesuai selera.

Setelah semua bahan mendidih, Stevani akan menambahkan perasan air jeruk kunci. Penambahan peraaan air jeruk kunci menjadi cara untuk menghilangkan aroma langu pada cabai. Koreksi rasa dengan menambahkan gula, garam untuk saus yang dibuat untuk menikmati uyen. Sebagian penikmat uyen juga bisa membuat saus atau cuka yang digunakan untuk menikmati pempek.

“Setelah saus jadi bisa digunakan sebagai cocolan uyen, sajian garing dan kriuk bisa disajikan,” ulasnya.

Kreasi uyen garing, renyah dan kriuk juga dibuat oleh Nurhasanah, warga di Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang. Talas mbote yang banyak dibudidayakan membuat ia bisa berkreasi. Uyen atau bakwan talas jadi pilihan baginya untuk santapan akhir pekan. Sebagai camilan tradisional ia membuatnya cukup dengan tepung terigu dan sejumlah bumbu. Saus pedas dari cabai menjadi penambah kelezatan uyen.

Sajian uyen sebut Nurhasanah sangat cocok disajikan dalam kondisi hangat. Sebagai camilan tradisional yang dibuat dari hasil kebun jadi cara menikmati talas. Sebelumnya talas hanya disajikan dengan cara direbus, digoreng atau dibuat menjadi orak arik. Ia bisa membuat sajian yang bisa dinikmati anak-anak kala akhir pekan.

Lihat juga...