Sebelum Mengajukan Banding, Aston Martin Analisis Data Mobil Vettel 

Pebalap tim Aston Martin, Sebastian Vettel, menjalani Grand Prix Hungaria, Sirkuit Hungaroring, Budapest. (1/8/2021)  - Foto Ant
JAKARTA – Tim Aston Martin, akan melihat data dari mobil Sebastian Vettel, sebelum memutuskan banding atas diskualifikasi sang pebalap dari posisi runner-up Grand Prix Hungaria. Juara dunia empat kali asal Jerman itu, finis 1,8 detik di belakang pebalap Prancis, Esteban Ocon, yang mengklaim kemenangan perdananya di Formula 1 untuk tim Alpine.

Vettel, gagal membawa mobilnya ke jalur pit, karena kehabisan bahan bakar dan harus berlari menuju parc ferme untuk upacara podium. Di bawah regulasi teknis, kompetitor harus memastikan sedikitnya satu liter sampel bahan bakar bisa diambil dari mobil mereka setiap saat ketika balapan, akan tetapi hanya 0,3 liter yang bisa diambil dari mobil Vettel setelah balapan di Hungaroring selesai.

Keputusan diskualifikasi itu berarti menempatkan pebalap tim Mercedes, Lewis Hamilton, mewarisi posisi runner-up, dan pebalap Ferrari Carlos Sainz berhak atas finis podium di tempat ketiga. Para pebalap di peringkat sepuluh besar, yang finis di belakang Vettel masing-masing naik satu peringkat, dan Kimi Raikkonen dari tim Alfa Romeo naik dari P11 ke P10 untuk membawa pulang satu poin terakhir. “Kami sekarang menganalisis data untuk memutuskan apakah akan banding atau tidak,” kata juru bicara tim Aston Martin pada Senin (2/8/2021).

Aston Martin memiliki jendela 96 jam sejak Minggu (1/8/2021) malam, untuk memutuskan apakah mereka akan mengajukan keberatan atau menerima kehilangan 18 poin tersebut. “Karena kami memiliki alasan untuk yakin, bahwa terdapat bahan bakar lebih dari satu liter di mobil Sebastian Vettel setelah Grand Prix Hungaria, kami memutuskan untuk menyimpan hak kami untuk banding,” kata dia.

Mobil bernomor 5 itu telah disegel dan dikandangkan oleh FIA, saat F1 memulai jeda musim panas selama tiga pekan ke depan. Apabila diskualifikasi Vettel bertahan, maka Williams, yang untuk pertama kalinya mencetak poin sejak 2019, akan mengantongi 10 poin ketimbang enam poin saja, yang menjadi raihan signifikan bagi tim apapun yang berada di papan bawah.

Kepala tim, Haas Guenther Steiner, yang belum mendapati kedua pebalapnya mencetak poin pada musim ini, merasa skeptis dengan peluang munculnya banding. “Mungkin di dalam prosedur pengambilan bahan bakar, ada sesuatu. Apabila hanya ada bahan bakar sejumlah itu, ini hitam dan putih. Tidak ada di antaranya. Saya tidak tahu apakah ada masalah dalam proses pengambilan bahan bakar dan mereka tidak bisa mengeluarkan semua,” kata Steiner.

Sedangkan bos tim Aston Martin, Otmar Szafnauer mengatakan, seharusnya masih ada 1,74 liter bahan bakar tersisa dan menuduh ada masalah dengan pompa yang digunakan. Data akan menunjukkan seberapa banyak bahan bakar yang dimasukkan dan berapa banyak yang dikonsumsi mobil Vettel. (Ant)

 

Lihat juga...