Teknik Mencangkok Pohon Jeruk Nipis ala Petani Cikancung

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Sebagian besar pembudidaya tanaman jeruk nipis di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat lebih memilih menggunakan metode cangkok untuk memperbanyak tanaman. Karena selain praktis, tingkat keberhasilan tanaman dengan metode ini dinilai lebih tinggi.

Fendi (59) salah seorang pembudidaya setempat mengatakan, untuk melakukan cangkok, hanya dibutuhkan alat yakni pisau tajam, plastik dan tali, serta satu bahan berupa tanah yang basah dan subur sebagai media cangkok.

Fendi, pembudidaya tanaman jeruk nipis mencontohkan teknik mencangkok, Senin (30/8/2021) di Desa Mandalasari, Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Amar Faizal Haidar

“Pertama kita harus pilih cabang pohon atau batang jeruk nipis yang berumur sedang, artinya tidak tua dan tidak muda untuk dicangkok. Dan pastikan juga memilih pohon induk yang memang sudah bagus, sehat, dan produktivitasnya tinggi,” kata Fendi.

Selanjutnya, kupas kulit batang pohon jeruk nipis yang akan dicangkok secara melingkar menggunakan pisau tajam, kurang lebih panjangnya 3 sampai 5 cm.

“Ini proses pengupasan kulitnya harus betul-betul bersih, jangan sampai tidak, karena nanti bukannya tumbuh akar, malah jadi kulit lagi,” ungkap Fendi.

Setelah dipastikan kulit batang tekelupas bersih, maka langkah selanjutnya adalah membungkusnya dengan media cangkok, yaitu tanah, lalu ditutup dengan plastik dan diikat menggunakan tali.

“Tanahnya usahakan yang subur dan basah. Lalu plastiknya juga jangan yang bolong, biar kelembaban tanahnya tetap terjaga sampai akarnya jadi,” tandas Fendi.

Umumnya, lanjut Fendi, akar akan muncul paling lambat satu bulan setelah proses pencangkokan dilakukan, bahkan bisa lebih cepat, sekitar 3 minggu saja.

“Apabila tiga minggu sudah kelihatan akarnya, tinggal dipotong saja, lalu pindahkan ke plastik polibag. Selesai. Ini cara praktis tapi butuh ketelitian,” jelas Fendi.

Di tempat yang sama, Dadang yang juga merupakan pembudidaya tanaman jeruk nipis menambahkan, bahwa dirinya biasanya menggunakan bawang merah dalam mencangkok.

“Kalau saya pakai bawang merah, jadi dioleskan setelah kulit batang pohon yang mau dicangkok itu sudah bersih. Bawang merah ini bisa bantu mempercepat tumbuhnya akar,” kata Dadang.

Meski demikian, Dadang mengakui tahapan tersebut tidak wajib dilakukan. Karena tanpa diolesi bawang merah pun proses pencangkokan tetap bisa berhasil.

“Karena yang paling penting itu cara mengupas kulitnya, harus betul-betul bersih. Dan yang penting juga pemilihan tanahnya. Kalau dua itu tidak bagus, maka kemungkinan berhasilnya juga kecil,” pungkas Dadang.

Lihat juga...