Tim Kerapu Selimut Rempah Menu Boga Bahari Menyehatkan

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Akhir pekan jadi waktu hidangkan kuliner lezat istimewa bagi anggota keluarga. Salah satu alternatif olahan berbahan ikan laut bisa digunakan salah satunya ikan kerapu.

Yohana, warga Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung menyebut menyukai menu boga bahari (seafood). Olahan tanpa menggoreng kurangi minyak dilakukan dengan tim atau mengukus.

Yohana menyebut olahan ikan kerapu bisa jadi pindang, bakar dan pepes. Ia berkreasi mengolah tim kerapu selimut rempah yang segar, menghangatkan. Kerapu macan dengan bentuk kulit menyerupai kulit macan dan cocor bebek jadi pilihan. Memiliki daging lembut, tulang mudah dipisahkan serta nilai gizi tinggi membuat ia memilih ikan karang tersebut. Ia membeli dari pedagang ikan laut hasil proses memancing nelayan.

Yohana mengaku membeli sebanyak satu kilogram ikan kerapu segar. Proses pengolahan tim kerapu selimut rempah cukup sederhana. Selain bahan utama ikan kerapu, ia mempergunakan bumbu bawang merah, bawang putih, garam, belimbing wuluh. Bahan lain berupa cabe merah, daun bawang, serai, daun jeruk, kemangi. Sebagai pelezat ia memakai arak dan kecap Inggris untuk olahan boga bahari.

“Ikan kerapu yang akan diolah sebaiknya dibersihkan bagian perut dari kotoran, bagian insang lalu kerat bagian tubuh ikan selanjutnya kucuri dengan perasan air jeruk nipis agar mengurangi aroma amis sekaligus akan menambah cita rasa pada olahan ikan laut,” terang Yohana saat ditemui Cendana News, Sabtu (28/8/2021).

Proses pengolahan ikan kerapu dengan cara ditim oleh Yohana di Kelurahan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung menjadi menu menyehatkan, Sabtu (28/8/2021). -Foto Henk Widi

Setelah ikan kerapu dibersihkan, Yohana menyebut menyiapkan bumbu untuk dihaluskan, sebagian diiris. Bahan bumbu yang akan dihaluskan berupa bawang merah, belimbing wuluh, bawang putih, cabai rawit merah. Setelah semua bahan selesai dibuat, tata ikan kerapu pada panci yang telah dialasi daun pisang. Agar cita rasa lezat, serai, belimbing wuluh masukkan dalam mulut dan insang.

Setelah ikan tertata Yohana menyebut tahap selanjutnya semua bumbu diselimutkan pada ikan. Bumbu yang diselimuti pada ikan kerapu berupa bumbu halus lalu diberi tambahan daun kemangi. Agar lebih memiliki cita rasa rempah yang lezat, ia mengaku menambahkan sejumlah bumbu potong dan diiris. Bumbu potong yang disediakan berupa serai, jahe, bawang putih, bawang merah, kencur.

“Setelah semua bumbu diselimutkan pada tubuh ikan tambahkan daun kemangi lalu tutup memakai daun pisang,” ulasnya.

Proses mengukus atau tim ikan kerapu sebut Yohana dilakukan memakai panci khusus. Jenis panci khusus yang digunakan untuk tim memiliki penutup karet agar lebih rapat. Memakai api kecil proses memasak ikan kerapu selimut rempah dilakukan selama 30 menit. Kematangan ikan kerapu sebutnya bisa ditandai dengan daging yang empuk, keluar aroma wangi rempah dan kaldu ikan telah keluar.

Proses memasak ikan dengan cara ditim sebut Yohana menyehatkan. Selain mempergunakan beragam bumbu rempah, ia menghindari minyak yang mengandung kolesterol. Agar rasa semakin lezat ia menambahkan arak dan kecap Inggris. Koreksi rasa dengan menambahkan penyedap rasa, gula dab garam. Setelah matang ikan kerapu tim selimut rempah bisa disajikan dalam piring.

“Tambahkan sajian dengan sambal tomat serta taburi dengan irisan daun bawang segar, daun kemangi segar,” ulasnya.

Salah satu keponakan, Ezranda, mengaku menyukai olahan tim kerapu selimut rempah. Ikan laut yang diolah tanpa minyak itu memiliki aroma khas dari bumbu rempah. Proses memasak memakai tungku membuat ikan mengeluarkan kaldu yang lezat. Disajikan dalam kondisi hangat, ikan kerapu memiliki daging yang lembut. Bagian kulit, kepala dan ekor yang kenyal menjadi sensasi saat menikmatinya.

“Bagian kepala ikan yang diisi dengan serai dan belimbing wuluh rasanya lezat saat diseruput karena ada kaldu khas ikan,” cetusnya.

Lukito, salah satu pedagang ikan laut segar menyebut permintaan jenis kerapu cukup banyak. Ia menyebut harga perkilogram bisa mencapai Rp50.000 sebanyak tiga ekor. Ikan kerapu kerap dipesan pelanggan untuk olahan boga bahari dengan cara dipepes, dibakar serta ditim. Nilai gizi yang tinggi membuat pilihan ikan kerapu banyak diminati sebagai bahan kuliner.

Lihat juga...