Tren Budi Daya Tanaman Dongkrak Penjualan Pot

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Kecintaan masyarakat pada budi daya tanaman bunga dan buah dalam pot yang sempat tren belum usai. Pandemi yang belum berakhir menjadikan tren budi daya bunga, buah dalam pot mendongkrak penjualan sarana tanam.

Viviani Laida, salah satu ibu rumah tangga di Teluk Betung Selatan menyebut work from home (WFH) membuat ia bisa menekuni hobi menanam.

Hobi menanam yang ditekuni sebut Viviani Laida dominan jenis sayuran, bunga. Memudahkan hobi menanam, ia memakai pot plastik, polybag berbagai bentuk.

Selain budidaya tanaman menghasilkan ia bisa menambah estetika pekarangan. Hobi menanam juga menjadi peluang merelaksasi pikiran, menyegarkan udara di pekarangan. Meski demikian budget untuk membeli pot semakin bertambah.

Budget pembelian pot berbagai bentuk sebut Viviani Laida dialihkan dari tabungan rekreasi. Tabungan rekreasi yang kerap digunakan wisata keluar kota dialihkan sementara membeli pot.

Ia mengeluarkan sekitar Rp1 juta untuk membeli pot, berbagai bibit bunga, media tanam, pupuk hingga alat penyiram. Menanam bunga, buah sebutnya jadi altenatif untuk rekreasi.

“Selama pandemi saya masih bisa produktif menunaikan kewajiban tugas kantor, sesekali berkreasi untuk menanam berbagai jenis bunga sebagai hobi. Bahkan bisa dijual ke ibu rumah tangga lain sesama pehobi, dari hobi untuk rekreasi justru bisa menjadi tambahan penghasilan,” terang Viviani Laida saat ditemui Cendana News, Selasa (31/8/2021).

Viviani Laida bilang ia juga menanam berbagai jenis sayuran dan bumbu dalam pot. Berbagai jenis sayuran sebutnya meliputi bayam, kangkung, bawang daun, kemangi, jahe, kencur, kunyit.

Berbagai jenis tanaman sayuran dan bumbu sebutnya bisa menjadi penghemat pengeluaran. Alih-alih mengeluarkan budget untuk biaya membeli pot dan perlengkapan lain justru bisa menjadi cara menghemat pengeluaran.

Peluang usaha sampingan sebut Viviani Laida juga menjadi pendapatan baru. Pendapatan baru sebutnya diperoleh dengan menjual bunga yang sedang tren.

Aglonema, kaktus, lantana dan berbagai jenis bunga yang sedang tren menjadi sumber pendapatan tambahan. Ia memastikan akan tetap menekuni hobi menanam sebagai alternatif kegiatan rekreasi.

“Hobi yang semula hanya menjadi sumber pengeluaran menjadi peluang menambah pemasukan,” ulasnya.

Pehobi tanaman lain, Stevani, menyebut membeli pot bunga dan buah. Ia menyebut selama pandemi masih bisa melakukan kegiatan menanam bunga, buah dalam pot.

Sebagian pot yang dibeli sebutnya memiliki beragam ukuran dari kecil hingga besar. Memanfaatkan lahan terbatas sebagian pot dipilih yang bisa digantung untuk menanam bunga. Berbagai pot dibeli mulai harga Rp3.000 hingga puluhan ribu.

“Saya memilih menanam bunga bukan karena tren tapi untuk estetika taman, mendapatkan udara segar dan mendapat buah,” ulasnya.

Nursanti, salah satu pedagang pot dan peralatan berbahan plastik mengaku permintaan meningkat setahun terakhir.

Pelayanan pembelian pot dilakukan Nursanti di salah satu toko di Jalan Patimura, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Selasa (31/8/2021) – Foto: Henk Widi

Permintaan sebutnya berasal dari pedagang pengecer, pehobi tanaman. Beberapa ibu rumah tangga membeli pot sistem eceran dan sebagian grosiran. Omzet penjualan yang semula mencapai ratusan ribu meningkat mencapai jutaan rupiah per hari.

“Ada peningkatan omzet karena banyak pehobi menanam bunga, buah dalam pot,” ulasnya.

Amat Keri, pehobi tanaman di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung mengaku menanam buah dalam pot.

Ia memanfaatkan bekas kemasan kaleng, ember bekas, ember kaleng, drum. Sebagian pot dibeli dari toko untuk menanam berbagai jenis tanaman buah, bunga dan sayuran. Berbagai jenis buah dalam pot sebutnya tetap bisa dijual kepada pengepul.

Modal pembelian drum, pot digunakan untuk menanam buah alpukat, jambu madu deli. Berbagai jenis tanaman buah itu menghasilkan tambahan penghasilan.

Harga per kilogram buah alpukat sebutnya mencapai Rp10.000 per kilogram. Selain menjual buah, ia juga mulai memperbanyak bibit buah alpukat. Bibit dijual dalam bentuk polybag sebagai sumber penghasilan.

Lihat juga...