Vaksin Moderna Mulai Didistribusikan untuk Masyarakat Umum

Ilustrasi - Vaksin COVID-19 - ANTARA

JAKARTA – Kementerian Kesehatan RI, mulai mendistribusikan vaksin COVID-19 jenis Moderna, untuk disuntikkan kepada kelompok sasaran masyarakat umum. Distribusinya dilakukan ke seluruh provinsi di Indonesia.

“Vaksin Moderna yang dialokasikan pada pekan kedua Agustus 2021 ini, untuk memenuhi kebutuhan dua dosis sekaligus,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Nadia mengatakan, vaksin Moderna diberikan dua dosis kepada peserta vaksinasi, dengan interval selama empat pekan dari dosis pertama.  Indonesia, hingga saat ini telah menerima hibah vaksin Moderna dari Covax Facility sebanyak total 8 juta dosis. Sebanyak 3 juta dosis di antaranya telah dialokasikan untuk 1,4 juta tenaga kesehatan sebagai booster.

Dan sekira 5 juta dosis sisanya, dalam proses distribusi ke seluruh daerah untuk dialokasikan bagi masyarakat umum. Vaksin buatan perusahaan Amerika Serikat itu merupakan vaksin COVID-19 dengan platform mRNA, dengan nukleosida dimodifikasi.

Vaksin tersebut dapat membentuk kekebalan tubuh terhadap virus SARS-CoV-2, sehingga dapat mencegah penyakit COVID-19. Dalam surat edaran Nomor SR.02.06II/2025 /2021 yang ditandatangani Plt Sekjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu, pada 4 Agustus 2021, Kemenkes mengarahkan agar vaksin Moderna disimpan dalam mesin pendingin pada suhu minus 25 derajat celcius sampai dengan minus 15 derajat celcius di fasilitas dinas kesehatan.

Sedangkan pada fasilitas pelayanan kesehatan, dapat disimpan pada vaccine refrigerator suhu 2 hingga 8 derajat celcius. Menurut Nadia, vaksin COVID-19 Moderna diberikan kepada peserta yang belum pernah mendapatkan vaksinasi COVID-19. “Vaksin COVID-19 Moderna diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagaimana dimaksud dalam factsheet vaksin COVID-19 Moderna,” katanya.

Lihat juga...